Suara.com - Everton vs Manchester United akan menjadi salah satu laga di babak perempat final Piala Liga Inggris musim ini. Pertandingan tersebut akan digelar di Goodison Park, Kamis (24/12/2020) dini hari WIB.
Ajang Piala Liga Inggris memang bukan ajang memperebutkan trofi paling bergengsi. Akan tetapi bagi Everton, ajang ini sangat penting.
Berlaga di perempat final, Everton berpeluang mengukir sejarah. Yaitu melaju hingga ke partai puncak dan memenangi kompetisi yang juga dikenal dengan sebutan Carabao Cup. Kompetisi yang belum pernah dimenangi oleh Everton.
Melirik fakta di atas, dengan performa skuatnya yang saat ini cukup konsisten, manajer Carlo Ancelotti bertekad menorehkan tinta emas di ajang ini. Dimulai dengan menyingkirkan Manchester United pada Kamis dini hari WIB.
"Kami di sini [perempat final] dan ingin berjuang untuk ini," kata Ancelotti.
"ini adalah pertandingan penting di perempat final dari kompetisi penting yang tidak pernah dimenangkan Everton," sambungnya dikutip laman resmi klub.
"Kami tidak jauh dari pencapaian ini [mengklaim trofi] dan berada dalam momen yang baik."
Menghadapi Manchester United, Everton tengah dalam kepercayaan diri tinggi usai menggasak klub-klub besar; Chelsea, Leicester City dan Arsenal.
Mengalahkan tim besutan Ole Gunnar Solskjaer - yang menang dalam pertandingan liga di Goodison Park bulan lalu - akan memastikan penampilan ketiga Everton di semifinal Piala Liga dalam 33 tahun terakhir.
Baca Juga: Jelang Everton Vs Man United, Ancelotti Ungkap Alasan Tolak Pinangan MU
Everton sudah dua kali menjadi runner-up di kompetisi tersebut, namun belum pernah keluar sebagai juara.
"Tapi kami akan bermain melawan lawan yang sangat tangguh yang mengalahkan kami di sini beberapa minggu lalu," ujar manajer berjuluk Don Carletto.
"Ini kesempatan bagus untuk menunjukkan momentum yang kami miliki."
"Juga, karena kami akan bermain melawan lawan yang kuat, jika kami bisa menang, itu akan membuat kami lebih percaya diri."
"Fakta kami bermain di Goodison Park pasti bisa menjadi keuntungan."
"Dua pertandingan kandang terakhir [Chelsea dan Arsenal] ... kinerja tim sangat bagus, sebagian karena kami mendapat dukungan dari fans."
Berita Terkait
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Brasil vs Jepang, Ancelotti Berharap Lebih pada Neymar
-
Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Manchester United yang Ketiban Sial
-
Carlo Ancelotti Ogah Ladeni Psywar Jepang, Fokus Bawa Brasil ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil