Suara.com - Tahun 2020 akan segera tutup buku berganti ke 2021. Bicara Liga Inggris, tahun ini klub legendaris Liverpool akhirnya mengakhiri puasa gelar mereka yang sudah berlangsung sangat panjang, yakni 30 tahun!
Di tengah pandemi COVID-19, Liverpool merengkuh gelar juara Liga Inggris 2019/2020 pada pertengahan tahun ini, setelah terakhir kali mereka jadi kampiun pada musim 1989/1990 silam, saat kompetisi top-flight Inggris masih bernama Divisi Utama dan belum Premier League.
Liverpool mengawali kiprah mereka di Liga Inggris musim lalu dengan menorehkan delapan kemenangan beruntun.
Laju kemenangan tersebut sempat terhenti saat Liverpool memetik hasil imbang 1-1 di markas seteru abadinya, Manchester United.
Meski demikian, Liverpool lanjut tancap gas setelah itu, dengan 18 kemenangan beruntun mereka raih. The Reds pun belum terkalahkan hingga lewat paruh musim.
Sayang, rekor unbeaten Liverpool akhirnya patah ketika memasuki pekan ke-28, saat tim asuhan Jurgen Klopp di luar dugaan kalah telak 0-3 kala melawat ke kandang Watford, 1 Maret 2020.
Tak berlama-lama larut dalam penyesalan, Liverpool bangkit dengan mengalahkan Bournemouth 2-1 sehingga hanya butuh dua kemenangan lagi untuk mengklaim gelar juara Liga Inggris 2019/2020.
Kompetisi sendiri sempat tertangguhkan imbas pandemi COVID-19, namun setelah restart pada Juni 2020, Liverpool akhirnya memastikan diri jadi kampiun pada 26 Juni.
Liverpool dipastikan jadi juara Liga Inggris musim lalu usai pesaing terdekatnya, Manchester City keok 1-2 di tangan Chelsea.
Baca Juga: Liverpool Diimbangi Newcastle, Klopp: Saat Ini Kami Tak Peduli Klasemen
Pasca mengunci gelar juara, performa Liverpool sendiri sedikit menurun dalam tujuh pertandingan pamungkas mereka, yang sejatinya sudah tak berarti apa-apa lagi.
Liverpool mencatatkan empat kemenangan, satu hasil imbang, serta dua kali kalah dalam tujuh pertandingan tersebut.
Kehilangan delapan poin dari 21 poin tersedia, alhasil Liverpool pun gagal memecahkan rekor 100 poin Manchester City dalam satu musim Liga Inggris.
Meski demikian, Liverpool mencatatkan prestasi sebagai tim tercepat yang memastikan gelar juara Liga Inggris, dengan kompetisi masih menyisakan tujuh pekan.
The Reds mengoleksi 99 poin di klasemen akhir Liga Inggris 2019/2020, dengan keunggulan 18 angka dari Manchester City yang finis sebagai runner-up.
Well, penantian panjang Liverpool, puasa gelar mereka yang telah berlangsung begitu lama akhirnya berakhir.
Berita Terkait
-
Stadion Etihad Ganti Nama Jelang Manchester City vs Brentford, Kenapa?
-
Eksodus Bintang Anfield: Owen Sebut Liverpool Butuh 'Operasi' Besar usai Ditinggal Mohamed Salah
-
Ruang Ganti Manchester United Makin Solid, Amad Diallo Dukung Carrick Permanen
-
Amad Diallo Klaim Skuad Manchester United Ingin Michael Carrick Bertahan
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gairah Bobotoh di GBLA Bakar Semangat Marc Klok Bungkam Persija Jakarta, Meski Laga Pindah
-
Hidetoshi Nakata: Kisah Ikonik Captain Tsubasa Dunia Nyata Jelang Piala Dunia 2026
-
Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik
-
Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan