Suara.com - Gelandang Persija Jakarta, Marc Klok, mulai geram dengan ketidakpastian Liga 1 2020/2021. Ia pun mempertanyakan profesionalisme PSSI.
Hal tersebut disampaikan Klok merespons rencana PSSI yang bakal menggelar rapat komite eksekutif (Exco) pada pertengahan Januari untuk memutuskan nasib kelanjutan Liga 1 dan Liga 2 2020.
Pada pertemuan nanti, Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan akan mulai mendiskusikan berbagai kemungkinan, termasuk membatalkan kompetisi seandainya izin dari pihak kepolisian tak kunjung dikeluarkan.
Menanggapi kabar tersebut, lewat akun Twitter-nya, Marc Klok pun menyampaikan kegusarannya. Ia tak habis pikir dengan PSSI yang kini justru memberikan sinyal pembatalan.
“Mungkin dibatalkan,” tulis Marc Klok mengutip pernyataan Yunus Nusi.
“Ayolah kita sudah menunggu 10 bulan, tetapi masih abu-abu? Masih mungkin dibatalkan?! Di mana profesionalisme kalian?” tulis Klok.
“Di mana kejelasan? Di mana keputusan? Orang tidak punya waktu untuk menunggu lagi. Di mana cinta untuk sepak bola?”
PSSI beserta operator liga PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebetulnya telah memutuskan jauh-jauh hari bahwa liga akan kembali bergulir pada Februari 2021.
Namun, kepastian terkait kelanjutan kompetisi masih belum jelas karena belum mengantungi izin dari pihak kepolisian.Mereka rencananya akan berkirim surat ke pihak Mabes Polri untuk memohon agar Liga 1 dan 2 bisa bergulir pada akhir Januari atau awal Februari 2021. (Antara)
Baca Juga: Pemain Indonesia Berdarah Belanda Sudah Gabung TC Timnas U-19 di Spanyol
Berita Terkait
-
Tips Jadi Penjaga Gawang Hebat dari Pelatih Kiper Persija
-
Pelatih Persib Usul Liga 1 2020-2021 Sebaiknya Dihentikan, Fokus Musim Baru
-
Peran Favorit Marc Klok Sebagai Gelandang, Box to Box atau Defensive?
-
Marc Klok: Saya Pilih Posisi Defensive Midfielder Ketimbang Box to Box
-
Masih Tunggu Arahan Iwan Bule, Rapat Exco PSSI Ternyata Belum Pasti
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung