Suara.com - PS Palembang, klub sepak bola asal Kota Palembang, 'bangkit dari kubur'. Setelah 10 tahun vakum, klub tersebut akan mengikuti kompetisi resmi PSSI dari kasta terbawah, Liga 3.
Pimpinan klub PS Palembang Ratu Dewa di Palembang, Kamis, mengatakan, persiapan terus dilakukan sejak akhir tahun lalu, mulai pendirian kantor sekretariat tim, pembuat jersey tim, penyeleksian pelatih dan pemain untuk memperkuat skuat inti Laskar Si Gentar Alam.
“Kami berkomitmen membangkitkan kembali pesepakbolaan di Kota Palembang,” kata Ratu Dewa.
Manajemen PS Palembang saat ini sedang menyeleksi pemain yang akan berlaga pada ajang Liga, Piala Soeratin U-17 dan U-15.
"Kami memohon dukungan warga Palembang untuk mengawali kebangkitan PS Palembang ini," kata Ratu Dewa yang juga menjabat sebagai Sekda Kota Palembang ini.
Ia menjelaskan, sejauh ini antusias untuk mengikuti seleksi pelatih serta para pemain terbilang cukup tinggi yaitu 34 orang untuk pelatih yang berasal dari berbagai provinsi dan 134 orang pemain untuk U-15, 104 orang untuk U-17, serta 130 orang untuk Liga 3.
“Untuk data yang masuk cukup banyak, namun untuk pelatih kami prioritaskan pelatih lokal,” ujar Ratu Dewa.
PS Palembang berdiri sejak tahun 1970 dengan bermarkas di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Tim ini berjuluk Laskar Segentar Alam yang dimiliki oleh Pemerintah kota Palembang.
Klub ini pernah mengukir prestasi di tingkat nasional yakni menjuarai Divisi II Liga Indonesia musim 1998/1999. (Antara)
Baca Juga: PSSI: Uji Coba Timnas U-19 Lawan Gimnastic Tarragona Kembali Ditunda
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah