Suara.com - Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) pada Senin (18/1/2021) menolak banding Atletico Madrid terhadap sanksi 10 pekan yang diberikan kepada Kieran Trippier karena melanggar aturan taruhan di Inggris.
Dilaporkan Reuters, hukuman tersebut membuat bek asal Inggris itu dilarang bermain hingga akhir bulan depan.
Trippier diberi sanksi oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) pada 23 Desember karena melanggar aturan yang melarang memberikan informasi kepada pihak ketiga terkait transfernya dari Tottenham Hotspur ke Atletico pada 2019.
FIFA menjatuhkan sanksi tersebut pada 2 Januari menyusul banding dari Atletico, yang berpendapat bahwa mereka tidak boleh terpengaruh oleh larangan yang diberlakukan oleh otoritas Inggris.
Namun, FIFA mengatakan bahwa komite bandingnya menolak banding Atletico dan telah memperpanjang sanksi, yang berarti larangan FA tersebut berlaku "secara global."
Trippier telah absen di dua pertandingan La Liga karena larangan itu, tetapi kembali bermain dan memberikan assist dalam kemenangan 2-0 pada Selasa pekan lalu atas Sevilla yang membuat Atletico tetap berada di puncak La Liga.
Ia sekarang akan absen di delapan pertandingan mendatang Atletico di semua kompetisi, termasuk leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Chelsea, sebelum kembali menghadapi Villarreal pada 28 Februari.
Atletico masih belum memberikan komentar terkait penolakan banding FIFA tersebut. (Antara)
Baca Juga: Moussa Dembele Warisi Nomor Punggung Diego Costa di Atletico Madrid
Berita Terkait
-
Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka
-
Siapa Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia atau Singapura?
-
Indonesia Peringkat 118 Dunia Saatnya John Herdman Buktikan Garuda Layak Juara FIFA ASEAN Cup
-
Kabar Baik dari Italia, Jay Idzes Gabung Timnas Indonesia Satu Minggu Sebelum FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kevin Diks Ditanya soal Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF, Jawabannya Singkat tapi Penuh Ancaman
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana