Suara.com - Tiga pemain junior alias Elite Pro Academy (EPA) Persija Jakarta, yaitu Irfan Fikri, Gabriel Bastanta Tarigan, dan Ahmad Ghasim saat ini sedang menjalani Kursus Kepelatihan D PSSI.
Kursus tersebut diselenggarakan oleh Villa 2000 di Nirwana Park Sawangan, Depok sejak, Senin (25/1/2021). Keikutsertaan ketiganya karena mendapatkan rekomendasi dari Persija Development untuk mengikuti kursus tersebut.
Program ini sengaja dirancang untuk ketiga pemain tersebut agar wawasan sepakbola mereka semakin bertambah. Bukan hanya ketika bertanding, namun dari segi pelatih.
Apalagi dengan mengikuti lisensi kepelatihan ini banyak ilmu baru yang didapatkan oleh pemain tersebut. Bukan tak mungkin sebagai bekal di masa depan nanti.
"Betul ketiganya mendapatkan rekomendasi dari Persija Development untuk menjalani kursus. Meskipun usia mereka masih sangat muda, tapi kursus ini bagus untuk membuka wawasan sepakbola," ujar Blitz Tarigan, salah satu staff pelatih Persija Development dikutip dari laman resmi klub.
"Apalagi banyak ilmu yang diajarkan di sana. Tidak hanya melatih, tapi juga bermain," ia menambahkan.
Salah satu pemain yang mengikuti kursus, Irvan Fikri, mengatakan banyak mengambil manfaat dari kursus tersebut. Salah satu ilmu yang didapatkan yakni ketika memberikan instruksi ke pemain saat menjalani latihan praktek.
"Mungkin yang paling menantang di sini saat memberikan instruksi kepada pemain muda. Ini jadi tantangan tersendiri agar bisa menyampaikan dengan benar kepada adik-adik SSB yang jadi percontohan di praktik tersebut," ujar Irfan.
Tiga pemain EPA Persija Jakarta, yaitu Irfan Fikri, Gabriel Bastanta Tarigan, dan Ahmad Ghasim ikut kursus kepelatihan D PSSI (dok. Persija)
Baca Juga: Berawal dari Striker, Ini Sosok yang Buat Ismed Sofyan Jadi Bek Tangguh
Berita Terkait
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Persija Jakarta Dikaitkan dengan Gelandang Jepang dan Eks Kiper Persib
-
Harga Jersey Baru Persija x Adidas Terungkap: Ada 2 Opsi, Versi Player Issue Tembus Rp1 Juta
-
Regulasi U-23 Dihapus, Wonderkid Persija Pede Rebut Tempat di Era Shin Tae-yong
-
Pratama Arhan ke Persija Jakarta Susul STY?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia