Suara.com - Pelatih baru Chelsea, Thomas Tuchel dipuji habis gelandang serang Mason Mount dan diharapkan bisa membuat khawatir lawan-lawan ke depan dengan strategi serta taktiknya.
Mount, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu pemain kesayangan Frank Lampard, manajer Chelsea sebelum Tuchel, mengklaim inovasi taktik yang diterapkan sang juru taktik anyar akan membuat lawan-lawan khawatir.
Itu dikatakan Mount usai tampil apik ketika Chelsea mengalahkan tuan rumah Tottenham Hotspur 1-0 dalam laga lanjutan Liga Inggris 2020/2021 di Tottenham Hotspur Stadium, London, Jumat (5/2/2021) dini hari WIB.
Pemain 22 tahun tersebut berada di bangku cadangan ketika Tuchel memimpin Chelsea pertama kali, yaitu ketika melawan Wolves di liga.
Namun Mount kembali ke starting eleven The Blues dalam dua laga berikutnya; menghadapi Burnley dan Tottenham.
Gelandang Internasional Inggris itu bermain sebagai false nine melawan Tottenham. Ia didampingi oleh Timo Werner di sisi kiri dan Callum Hudson-Odoi di flank kanan lini serang Chelsea.
Strategi tersebut praktis membuat Chelsea sulit ditebak karena trio lini depan tersebut kerap bertukar posisi sepanjang laga.
"Kami memiliki banyak kendali di babak pertama. Kami memiliki peluang di mana kami harus lebih klinis, termasuk saya. Namun penampilan kami bagus," tutur Mount dikutip dari Daily Mail.
Menurut Mount tak mudah menghadapi pasukan Jose Mourinho di kandangnya sendiri. Namun, ia bersyukur kinerja rekan-rekannya sangat baik sehingga bisa melewati tantangan tersebut. Permainan yang ditampilkan sesuai keinginan Tuchel.
Baca Juga: Blak-blakannya Pique, Ngomong soal Real Madrid, Ramos dan Luis Suarez
Mount pun mengklaim strategi false nine Tuchel terasa baru bagi sebagian pemain, termasuk ia sendiri. Semua pemain kini sedang belajar mematangkan permainan false nine.
"Ini akan sulit bagi tim lain karena formasi dan taktik yang berbeda, berarti mereka tidak akan tahu apa yang akan mereka hadapi," celotehnya.
"Saya kira kredit untuk manajer (Tuchel), dia membawa impak yang instan kepada klub. Kini kami hanya harus melanjutkan tren bagus ini," tandas Mount.
Chelsea mencetak gol melalui tendangan penalti Jorginho pada babak pertama. Hadiah penalti tersebut didapat setelah bek Tottenham, Eric Dier melanggar Timo Werner di kotak 16.
Skor 1-0 sendiri bertahan hingga pertandingan usai, dengan Chelsea praktis lebih mendominasi laga sepanjang 90 menit meski tampil sebagai tim tamu.
Tag
Berita Terkait
-
Era Xabi Alonso Dimulai! Chelsea Boyong Bek Terbaik Serie A Marco Palestra
-
Inggris Tantang Meksiko di 16 Besar, Tuchel: Mustahil Adaptasi Oksigen Tipis Stadion Azteca
-
Thomas Tuchel Waspadai Perlawanan RD Kongo di Tengah Krisis Lini Belakang
-
Khianati Chelsea Demi Man City, Tabiat Buruk Enzo Maresca Dibongkar The Blues
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Jelang Portugal vs Kroasia, Bernardo Silva: Luka Modric Idola Saya
-
Bukan Lamine Yamal, Sosok Ini Jadi Nyawa Timnas Spanyol Lawan Austria
-
Persija Segera Resmikan Denis Kolinger, Bek Kroasia Sudah Pamit dari NK Lokomotiva
-
5 Fakta Penting Jelang Spanyol vs Austria, Benteng Kokoh La Roja Melawan Agresivitas Rangnick
-
Kongres PSSI 2026 Digelar Berbarengan Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Habib Ikut Kecewa Senegal Kena Comeback Belgia: Rasanya Hancur!
-
Era Xabi Alonso Dimulai! Chelsea Boyong Bek Terbaik Serie A Marco Palestra
-
Romelu Lukaku Bongkar Kunci Comeback Dramatis Belgia Singkirkan Senegal di Piala Dunia 2026
-
Statistik Amerika Serikat vs Bosnia, The Yanks Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Amerika Serikat Susul Kanada dan Meksiko ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Bosnia Tumbang 2-0