Suara.com - Manajemen klub Liga 2 Korea Selatan (Korsel) atau K League 2, Ansan Greeners menyatakan pihaknya memenuhi semua kebutuhan Asnawi Mangkualam Bahar selama bek tim nasional U-23 Indonesia itu menjalani karantina di Negeri Ginseng itu.
"Klub menyediakan penginapan yang sangat nyaman lengkap dengan peralatan latihan, lalu menyediakan makanan. Tersedia semua di sini," ujar Asnawi dalam pertemuan virtual dengan PSSI Pers yang diikuti di Jakarta, Sabtu (6/2/2021).
Selain itu, pemain berusia 21 tahun itu pun dibekali dengan buku-buku serta kamus bahasa Korea. Kondisi tersebut membuat Asnawi nyaman dalam menjalani isolasi. Sampai berita ini diturunkan, sudah empat hari dia dikarantina.
Masih ada 10 hari tersisa sampai dia menuntaskan kewajiban isolasi yang diwajibkan pemerintah Korea Selatan bagi semua pendatang dari luar negeri demi mencegah penyebaran COVID-19.
Jika Asnawi dipastikan tidak terpapar COVID-19, maka setelah dua pekan dia dapat bergabung dengan rekan-rekannya di Ansan Greeners.
Pemain asal Makassar, Sulawesi Tengah, itu pun bertekad untuk bisa cepat beradaptasi dengan iklim dan budaya Korsel.
Selain nantinya dibantu oleh staf Ansan Greeners, yang beberapa di antaranya merupakan rekan pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong, penyesuaian diri Asnawi nantinya dibantu pula oleh warga negara Indonesia yang ada di Korsel.
"Beberapa warga Indonesia di Korea Selatan sudah menghubungi saya lewat Instagram. Mungkin nanti sesudah karantina saya bisa bertemu dengan orang Indonesia untuk membantu saya beradaptasi," kata Asnawi seperti dimuat Antara.
Asnawi Mangkualam Bahar hijrah dari PSM Makassar ke Ansan Greeners pada awal 2021. Kabarnya, dia dikontrak selama satu tahun dengan opsi perpanjangan jika menunjukkan performa menawan.
Baca Juga: Berkarier di Korsel, Asnawi Mangkualam Tidak Ingin Kecewakan Shin Tae-yong
Meski demikian, Asnawi belum dapat diperkenalkan secara resmi oleh Ansan Greeners karena dia sedang menjalani karantina.
Berita Terkait
-
Jelang Kedatangan Trump ke China, Korut Tembakkan Rudal Balistik, Korsel Ketar-ketir
-
Warga Belanja di Korsel Bisa Bayar lewat QRIS
-
Kutip Hamkke Gamyeon Meolli Ganda, Prabowo Tegaskan Persahabatan dan Masa Depan Bersama RI-Korsel
-
Prabowo Saksikan 10 MoU RI-Korea Selatan, Perkuat Kemitraan Strategis
-
Waduh! Siaran Gratis Piala Dunia 2026 Terancam Batal, Presiden Sampai Buka Suara
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026
-
Posisi Maarten Paes Terancam, Ajax Dikabarkan Siap Tampung Kiper Buangan Barcelona
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa