Suara.com - Bayern Munich menjadi tim kedua dalam sejarah yang mampu meraih enam trofi mayor (Sextuple) dalam satu musim kalender kompetisi setelah menjuarai Piala Dunia Antarklub 2020, Jumat (12/2/2021) dini hari WIB.
Tim asuhan Hansi Flick itu memenangkan trofi Piala Dunia Antarklub usai mengalahkan klub Meksiko, Tigres UANL dengan skor 1-0 pada babak final di Stadion Education City, Al Rayyan, Qatar.
Kemenangan itu membuat Bayern Munich berhasil mengoleksi enam trofi mayor dalam satu musim setelah sebelumnya, telah mengamankan Liga Champions, Bundesliga, DFB-Pokal, Piala Super Eropa, dan DFL-Supercup.
Torehan enam gelar juara Bayern Muncih menyamai rekor yang dipegang Barcelona saat masih dilatih Pep Guardiola pada 2009.
Saat itu Tim Catalan memenangkan Liga Champions, Liga Spanyol, Piala Super Spanuol, Copa del Rey, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.
Sebelum ini, Bayern Munich pernah hampir meraih Sextuple pada musim 2012/2013. Tim asuhan Jupp Heynckes saat itu meraih tiga gelar juara yakni Liga Champions, Bundesliga dan DFB-Pokal.
Die Roten kemudian menambah dua gelar lagi di bawah asuhan Pep Guardiola pada 2013 yakni Piala Super Spanyol dan Piala Dunia Antarklub.
Sayangnya, Guardiola yang mengambil alih tongkat estafet Jupp Heynckes yang memutuskan pensiun, tak mampu membawa Bayern meraih Sextuple setelah kalah dari Borussia Dortmund di partai final DFL-Supercup 2013.
Baca Juga: Hedon, Pemain Barcelona Beli Huracan Evo Demi Rayakan Gol Perdananya
Berita Terkait
-
Hasil Bola Tadi Malam: Piala FA, Copa del Rey, dan Piala Dunia Antarklub
-
Bungkam Palmeiras, Al Ahly Raih Peringkat Ketiga Piala Dunia Antarklub
-
Bayern Munich Juara Piala Dunia Antarklub Setelah Tekuk Tigres UANL
-
Jelang Final Piala Dunia Antarklub, Thomas Muller Positif COVID-19
-
Ronald Koeman Pede Bisa Kalahkan Sevilla di Leg Kedua
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Lionel Scaloni Bantah Argentina Diuntungkan Wasit di Piala Dunia 2026: Jangan Percaya Media Sosial
-
Gol Cristiano Ronaldo saat Portugal Kalahkan Kroasia Akhiri Kutukan 20 Tahun di Piala Dunia
-
Ronaldo Cetak Sejarah Baru Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia
-
Alarm Portugal Jelang Hadapi Spanyol, Statistik Miris di Balik Gol Bersejarah Ronaldo
-
Diragukan Banyak Pihak, Ini Puja-puji Luis de la Fuente untuk Kualitas Mikel Oyarzabal
-
Timnas Australia Memburu Sejarah Baru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Rating Pemain Portugal vs Kroasia: Ronaldo Cetak Gol, tapi Rafael Leao yang Terbaik