Suara.com - Keberhasilan Bayern Munich memenangi final Piala Dunia Antarklub edisi teranyar, berkat kemenangan 1-0 atas tim Meksiko Tigres UANL pada Jumat dini hari WIB, memperpanjang dominasi Eropa di ajang tahunan tersebut.
Dengan keberhasilan itu, tim-tim asal Eropa menjadi penguasa dalam delapan edisi terakhir. Bayern sendiri sebelumnya memenangi gelar serupa pada 2013 setelah mengalahkan Raja Casablanca dengan skor 2-0.
Dari 17 kali penyelenggaraan ajang ini, hanya empat kali tim non-Eropa mampu menjadi juara. Keempatnya dilakoni tim-tim asal Brazil yakni Corinthians (2000 dan 2012), Sao Paulo (2005), dan Internacional (2006).
Tim raksasa Spanyol Real Madrid masih menjadi pemilik gelar Piala Dunia Klub terbanyak, yakni empat gelar. Real bahkan memenangi tiga gelar tersebut secara berturut-turut pada 2016, 2017, dan 2018, setelah pertama kali memenanginya pada 2014.
Berikut daftar juara Piala Dunia Antarklub sejak digelar pada 2000 dan resmi menggantikan Piala Interkontinental mulai 2005 seperti dimuat Antara:
2000 - Corinthians (Brazil)
2005 - Sao Paulo (Brazil)
2006 - Internacional (Brazil)
2007 - AC Milan (Italia)
Baca Juga: Menangi Piala Dunia Antarklub, Bayern Munich Samai Rekor Sextuple Barcelona
2008 - Manchester United (Inggris)
2009 - Barcelona (Spanyol)
2010 - Inter Milan (Italia)
2011 - Barcelona (Spanyol)
2012 - Corinthians (Brazil)
2013 - Bayern Munich (Jerman)
Berita Terkait
-
Kevin Diks Bawa Borussia Monchengladbach ke Papan Bawah Klasemen Akhir Liga Jerman 2026
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Kompany Tegaskan Bayern Munich Tak Kalah Kualitas dari PSG Meski Gagal ke Final
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Xabi Alonso Bawa Gerbong Staf Pelatih dari Real Madrid ke Chelsea, Siapa Saja?
-
Carlo Ancelotti Jelaskan Alasan Coret Joao Pedro dari Skuad Piala Dunia 2026 Brasil
-
Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026 Brasil, Joao Pedro Tulis Pesan Emosional
-
Jose Mourinho Digosipkan Ingin Bawa Marcus Rashford ke Real Madrid
-
Punya Pengalaman Bungkam Jepang dan Qatar, John Herdman Pede Pimpin Timnas Indonesia ke Piala Asia
-
Meski Cuma Butuh Imbang untuk Juara, Thom Haye Ingin Persib Tutup Musim dengan Kemenangan
-
Gustavo Almeida Bongkar Rahasia Tampil Gila dari Bangku Cadangan saat Persija Hajar Persik
-
Persib Bandung Diminta Jangan Senang Dahulu Jelang Penentuan Gelar Juara Super League 2026
-
John Herdman Pastikan Timnas Indonesia Tak Akan 'Full Naturalisasi', Libatkan Pemain Lokal Potensial
-
Transfer Victor Osimhen ke Chelsea Jadi Proyek Pertama Pelatih Xabi Alonso Senilai Rp2,05 Triliun