Suara.com - Seperti apa perjalanan karir Evan Dimas? Simak biografi Evan Dimas berikut.
Evan Dimas baru-baru ini kembali dipanggil oleh pelatih Shin Tae-yong untuk menjadi punggawa Tim Nasional Indonesi dalam training camp (TC). Evan jadi bagian dari 36 pemain yang dipanggil Shin Tae-yong ikut TC Timnas Indonesia U-23. Pemusatan latihan ini digelar sebagai bekal menghadapi SEA Games 2021.
Evan Dimas sosok yang sudah beberapa kali memperkuat Timnas Indonesia. Ia merupakan langganan skuat Garuda baik dari level junior hingga senior. Seperti apa perjalanan karirnya? Berikut adalah biografi Evan Dimas.
Biografi Evan Dimas
Evan Dimas adalah talenta emas di bidang sepak bola yang dimiliki oleh Indonesia, atlet bernama lengkap Evan Dimas Darmono adalah anak pertama dari pasangan Condro Darmono dan Ana Darmono. Pria yang akrab disapa Evan ini lahir di Surabaya pada 13 Maret 1995 sudah menunjukan ketertarikannya pada dunia sepak bola semenjak usia 4 tahun.
Evan Dimas dilahirkan bukan dari keluarga berada, ayahnya bermata pencaharian sebagai penjaga keamanan di sebuah kompleks di Surabaya dan ibunya seorang penjual seorang penjual sayur keliling. Ia sempat mengalami kendala pada saat ingin membeli sepatu bola, Evan berusia 9 tahun waktu itu. Semua perjuangan pada masa itu dibayar lunas oleh Evan, kendala ekonomi tidak menyurutkan semangat Evan demi mengejar cita-citanya.
Evan kecil beberapa kali meminta kepada ibunya untuk dibelikan sebuah bola yang nantinya dimainkan di lapangan dekat rumahnya. Tidak hanya berhenti di situ, pada saat Dimas duduk di kelas 4 SD, ia memohon lagi kepada ibunya untuk dimasukan ke sekolah sepak bola.
Dimulai dari sinilah Evan Dimas semakin menunjukkan ketertarikannya pada dunia sepak bola, setelah sempat terjadi perbedaan pendapat antara Evan dan ibunya yang akhirnya membuat ibunya luluh dan mengijinkan untuk mengikuti sekolah sepak bola (SSB) atas segala usaha Evan.
Evan mendaftar di SSB Sakti di Kompleks TNI AL, Surabaya dan menempuh pendidikan sebagai pelajar di SDN Made I. 3 tahun berlalu semenjak Evan bergabung dengan SSB Sakti Bogowonto ia melanjutkan jejak karir sepak bolanya menuju SSB Mitra Surabaya dengan konsekuensi jarak yang cukup jauh dari rumah.
Baca Juga: Sambangi TC Timnas Indonesia, Mochamad Iriawan Wejang Para Pemain
Prestasi demi prestasi Evan tunjukan seiring berjalanya waktu, pada 2010 Evan dinyatakan lolos seleksi PON. Dua tahun setelahnya ia mengikuti PON di Palembang. Evan juga meraih juara 1 bersama tim Indonesia U- 19 yang pada saat itu bertanding di Hongkong.
Prestasi gemilang juga Evan torehkan dengan menjadi pencetak gol terbanyak sekaligus mengantarkan TImnas U- 19 menjuarai turnamen paling bergengsi di Asia, Evan yang diberikan kepercayaan sebagai kapten benar-benar tidak menyia-nyiakan kesempatan itu
Prestasi Evan Dimas
Evan Dimas adalah salah satu talenta muda berbakat yang sudah mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Sederet prestasi sudah ia ukir, berikut adalah daftar prestasi Evan Dimas:
Prestasi Internasional
- Timnas Indonesia U- 17
- Juara Turnamen HKFA (2012)
- Timnas Indonesia U-19
- Juara Turnamen HKFA: 2013
- Juara Kejuaraan Remaja U-19 AFF (2013)
- TImnas Indonesia U- 23
- Medali Perunggu Pesta Olahraga Asia Tenggara (2017)
- Medali Perak Pesta Olahraga Asia Tenggara (2019)
Prestasi Klub
- Bhayangkara FC
- Juara Liga 1 (2017)
Prestasi Individu
- Pemain muda Terbaik Indonesia Soccer Champinship A (2016)
- Kesebelasan Terbaik Indonesia Soccer Champioship A (2016)
- Pemain Terbaik Indonesia Versi Goal.com (2017).
Itulah biografi Evan Dimas dan perjalanan karirnya!
Kontributor : Dhea Alif Fatikha
Berita Terkait
-
Pemain Timnas Indonesia Natanael Siringoringo Resmi Berkarier di Malaysia
-
Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 di Qatar Resmi Batal
-
Simulasi Prokes PSSI - PT LIB Dapat Apresiasi dari Persija Jakarta
-
Evan Dimas Antusias Main Bareng Andres Iniesta di Persija Jakarta
-
Sambangi TC Timnas Indonesia, Mochamad Iriawan Wejang Para Pemain
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027
-
DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN
-
Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81
-
Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR
-
Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
-
Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun
-
DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil
-
Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon
-
Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?