Suara.com - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memuji habis gol cantik yang dicetak sang playmaker andalan, Bruno Fernandes, dalam lawatan ke markas West Bromwich Albion pada laga pekan ke-24 Liga Inggris 2020/2021, Minggu (14/2/2021) malam WIB.
Akan tetapi, pelatih asal Norwegia itu tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah Setan Merah hanya bisa meraup satu poin dari lawatan ke kandang West Brom, yang notabene merupakan tim papan bawah.
Inkonsistensi Manchester United memang kembali terlihat di The Hawthorns. Setan Merah sudah kebobolan saat laga baru berusia dua menit, dengan penyerang West Brom, Mbaye Diagne masuk papan skor.
Beruntung, Fernandes kembali muncul sebagai inspirator Manchester United lewat gol cantiknya pada menit ke-44.
Sebuah crossing dari Luke Shaw ke jantung pertahanan West Brom disambar gelandang internasional Portugal itu dengan tendangan voli cantik.
Hebatnya, Fernandes mencetak gol tersebut dengan kaki kiri --yang merupakan kaki lemahnya-- dan juga sambil berbalik badan.
Sayang, gol indah Fernandes itu tetap tak mampu jadi katalis Manchester United untuk meraup poin penuh dari markas West Brom. Skor 1-1 bertahan hingga laga rampung.
"Teknik yang hebat dari Bruno. (Gol) itu fantastis. Prosesnya juga fantastis karena kami terus membangun serangan dan menekan lawan. Kami tidak memberikan bola dan itu adalah umpan silang yang hebat dari Luke (Shaw)," puji Solskjaer, dikutip dari laman resmi Manchester United, Senin (15/2/2021).
"West Brom bertahan dengan baik. Kami seharusnya bisa menghasilkan momen magis lainnya, kami bisa saja memenangi laga ini dengan mudah," sesumbar pelatih berusia 47 tahun tersebut.
Baca Juga: Daftar Top Skor Liga Inggris: Bruno Fernandes Buntuti Mohamed Salah
"Sayang, kali ini kami kurang klinis dan di beberapa momen kami kurang kreatif di sepertiga akhir lapangan," sesalnya.
Urung meraih kemenangan, upaya Manchester United untuk mengejar sang rival sekota, Manchester City di puncak klasemen memang kian tersendat.
Setan Merah di peringkat kedua kini tertinggal tujuh angka dari Manchester City yang sudah mengumpulkan poin 53 dari 23 pertandingan.
Gap itu sendiri berpotensi melebar lagi jadi 10 poin pada tengah pekan ini, ketika Manchester City menjalani partai tunda melawan Everton di Goodison Park.
Well, meski defisit angka kian bertambah, Solskjaer memastikan anak-anak asuhnya tidak akan menyerah sampai akhir musim nanti.
"Tentu kami kecewa karena kami mengincar kemenangan (di markas West Brom). Tapi, kami tidak akan menyerah sampai akhir," ucap Solskjaer.
"Saya pernah bilang kita tidak boleh bicara soal itu (persaingan juara). Pujian bagi anak-anak karena mereka membawa klub dalam posisi seperti ini, mereka sudah membuat progres yang sangat bagus."
"Apa pun itu, kami tidak akan membiarkan mereka (Manchester City) melesat begitu saja. Kami akan melawan mereka dalam waktu dekat. Kami tidak akan secepat ini menyerah, tidak akan!" tegas mantan pelatih Molde dan Cardiff City itu.
Berita Terkait
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
-
Buka Pintu untuk Mees Hilgers, Eks Pelatih Manchester United: Tunjukkan Pesonamu
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi