Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) kembali melakukan pertemuan dengan pihak kepolisian, Senin (15/2/2021). Kali ini, ada beberapa hal yang disampaikan oleh PT LIB untuk mendapat izin kompetisi sepak bola di Indonesia bisa bergulir kembali.
Agenda kali ini juga merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya yang berlangsung di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), pada 10 Februari 2021 lalu.
Dalam pertemuan sebelum itu, PSSI dan PT LIB mempresentasikan bagaimana jalannya kompetisi sepak bola profesional di tengah pandemi, lengkap dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.
Ada beberapa hal yang diminta Kepolisian kepada PSSI dan PT LIB agar izin bisa keluar. Oleh karena itu, hari ini mereka datang untuk melengkapi apa yang diminta.
"Jadi kami ke Mabes Polri ini menindaklanjuti hasil rapat koordinasi yang di Kemenpora membahas penyelenggaraan kompetisi. Kami ke Baintelkam, konsultasi tentang berbagai hal yang menjadi salah satu syarat," kata Direktur operasional PT LIB, Sudjarno setelah ditemui awak media usai pertemuan, Senin (15/2/2021).
"Hari ini kami diskusi kaitannya dengan dokumen berbagai hal yang diminta Polri. Seperti bagaimana format kompetisi, venue yang dipakai, dan kesebelasan mana yang ikut, serta jadwal. Alhamdulillah diterima dengan baik," jelasnya.
Pada kesempatan ini juga PT LIB menjelaskan pihaknya fokus mendapat izin turnamen pramusim. Jika sukses terselenggara, baru bisa fokus ke Liga 1 dan 2.
"Ada lagi bagaimana tempat penyelenggaraan turnamen. Kami fokus ke turnamen prakompetisi," pungkasnya.
Meski belum berizin, turnamen pramusim dijadwalkan mulai bergulir pada 20 Maret mendatang. Sementara untuk Liga 1 dijadwalkan berlangsung lintas tahun mulai 11 Juni 2021 hingga 11 Maret 2022.
Baca Juga: Terkait Turnamen Pramusim, Persita Tak Mau Buru-buru Lakukan Persiapan
Adapun Liga 2 bakal bergulir pada 26 Juni sampai dengan 27 November 2021. Seluruh pertandingan berlangsung dengan prokes yang ketat tanpa penonton.
Berita Terkait
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Habiburokhman: Narasi Polri di Bawah Kementerian Lemahkan Presiden Prabowo
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Survei CISA: 81,2 Persen Masyarakat Tolak Polri di Bawah Kementerian
-
Kemenkes dan Polri Peringatkan Bahaya Whip Pink atau Gas N2O: Bisa Sebabkan Kematian
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Media Italia: Jay Idzes Cegah Aksi Liar Muharemovic
-
Pemain Keturunan Rp 15,64 Miliar Cetak Gol Bikin Calon Klub Marteen Paes Kena Mental
-
Tragedi Flare Fans Inter Milan, Lautaro Martinez: Kami Minta Maaf ke Emil Audero
-
Emil Audero Dirawat usai Dilempar Flare, Luka di Kaki Kanan dan Tidak Bisa Mendengar
-
INNALILLAHI Emil Audero Dilempar Flare saat Laga Lawan Inter Milan
-
Alasan Timnas Futsal Indonesia Tidak Boleh Anggap Remeh Vietnam
-
Kata Petinggi Persib Usai Jadwal Pertandingan di Super League Ditunda
-
Ini Hasil Pertemuan I.League dan John Herdman
-
Teman Jay Idzes di Sassuolo Curhat: Kami Kesulitan
-
Alasan Arema FC Gerak Cepat Hadirkan Dua Pemain Persija