Suara.com - Atalanta dihadapkan pada pekerjaan berat usai kalah dari Real Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Namun pelatih Gian Piero Gasperini optimis timnya bisa membalik keadaan meski harus bertandang ke markas Los Blancos.
Atalanta takluk 0-1 dari Real Madrid pada leg pertama babak 16 besar di Stadion Atleti Azzurri d'Italia, Kamis (25/2/2021) dini hari WIB. Jika ingin lolos, mereka membutuhkan kemenangan setidaknya unggul dua gol tanpa kebobolan.
Beruntung, Atalanta hanya tertinggal satu defisit gol. Hal itulah yang membuat Gasperini yakni bisa menang di Santiago Bernabeu pada leg kedua nanti.
''Mengecewakan karena kami tidak bermain maksimal. Penyebabnya kami bermain 10 orang, sehingga permainan jadi berubah. Kami hanya bisa bermain bertahan, dan itu sudah kami lakukan dengan baik,'' ujar Gasperini, dilansir dari Football Italia.
''Kami hanya perlu menang di Madrid. Itu pekerjaan mudah, tapi kami tidak boleh terlalu memikirkannya. Kami hanya punya satu kemungkinan, yakni menang,'' imbuhnya.
Lebih lanjut, Gasperini kemudian menyoroti kartu merah yang diterima anak asuhnya, Remo Freuler sehingga mengacaukan permainan Atalanta. Menurutnya, pelanggaran seperti itu tidak layak mendapat hukuman berat.
''Kami tidak terima dengan keputusan wasit yang tidak pernah bermain. Ia seperti tidak tahu perbedaan antara duel dengan pelanggaran," ujar Gasperini.
''Jika mereka tidak bisa membedakan itu, sebaiknya mereka pergi dan mengambil pekerjaan lain. Seharusnya mereka memilih wasit yang mengerti soal bermain sepak bola,'' tuturnya menambahkan.
Sebagai informasi, Atalanta terpaksa bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-7. Remo Freuler mendapat kartu merah akibat melanggar Vinicius Junior.
Baca Juga: Real Madrid Susah Payah Taklukan 10 Pemain Atalanta
Kalah jumlah pemain, Atalanta praksti bermain bertahan. Sebab pemain Real Madrid dengan leluasa menggempur pertahanan yang dikawal oleh Cristian Romero.
Atalanta sebenarnya bermain apik dalam menghalau serangan Real Madrid. Namun petaka datang menit ke-86 setelah bek Los Blancos, Ferland Mendy berhasil mencetak gol.
Bermula dari sepak pojok pendek Toni Kroos yang dikirim ke Luka Modric, bola kemudian diberikan kepada Mendy. Bek kiri Madrid itu kemudian mengontrol bola kemudian diakhiri dengan tembakan kaki kanan yang meluncur deras ke gawang Atalanta.
Leg kedua babak 16 besar antara Real Madrid vs Atalanta akan digelar di Stadion Alfredo Di Stefano. Rencananya duel tersebut berlangsung pada 17 Maret mendatang.
Berita Terkait
-
Libas Klub Jepang, Al Ahli Kembali Juarai Liga Champions Asia
-
Kalahkan Getafe, Barcelona Kini Unggul 11 Poin dari Real Madrid
-
Alvaro Arbeloa Ungkap Alasan Jarang Mainkan Dani Carvajal
-
Real Madrid Diterpa Kabar Buruk, Arda Guler Absen hingga Akhir Musim
-
Jadwal Liga Spanyol Pekan ke-32: Peluang Terakhir Real Madrid Ganggu Dominasi Barcelona
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC
-
Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman
-
Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?
-
Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan