Suara.com - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan menasihati para pemain Timnas Indonesia U-23 yang disiapkan untuk SEA Games 2021 agar tidak mengeluh selama berlatih.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-23 saat ini tengah melakoni training camp (TC) alias pemusatan latihan di Jakarta.
"Ada 1-2 pemain yang masih mengeluh. Padahal pemain sepakbola risikonya ya sakit ketika di lapangan," tutur Iriawan di Lapangan D, Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (2/3/2021) malam.
Iriawan mengatakan pemain Timnas U-23 yang tak disebutkan namanya itu langsung berhenti ketika tubuhnya merasa sakit akibat letih saat berlatih.
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, kata Iriawan, tentu tidak menyukai sikap seperti itu. Pelatih asal Korea Selatan itu menginginkan pemain-pemainnya tidak pantang menyerah saat berjuang di lapangan.
Iriawan pun menegaskan, pesepakbola harus dapat menanggung risiko dari tugasnya seperti polisi dan tentara.
"Polisi pasti menemukan masalah di lapangan, begitu juga tentara yang bisa saja meninggal dunia dalam perang. Saya menyampaikan itu kepada para pemain," celoteh Iriawan.
Meskipun demikian, Iriawan menilai kondisi mental dan fisik pemain-pemain Timnas U-23 terus membaik seiring waktu.
Mereka pun siap berlaga uji coba melawan Tira Persikabo pada Rabu (3/3/2021) esok dan Bali United pada Jumat pekan ini.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Ditargetkan Sapu Bersih Dua Laga Uji Coba
"Insya Allah mereka siap bertanding. Pokoknya mereka menikmati laga, memberikan yang terbaik demi kemenangan," tukas Iriawan.
Berita Terkait
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Pertajam Lini Depan, Timnas Indonesia Incar 2 Penyerang Keturunan Baru!
-
Latih Timnas U-17, Kurniawan Dwi Yulianto Dapat Wewenang Pilih Staf Sendiri
-
John Herdman Nganggur Setahun di Timnas Usia Muda, Sebuah Keuntungan atau Kerugian?
-
Dulu Juara Bulu Tangkis, Pemain Keturunan Indonesia Dipanggil Bela Belanda, PSSI Kecolongan?
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat