Suara.com - Striker haus gol Manchester United (MU) di era 80 dan awal 90-an, Mark Hughes, melabeli penyerang The Red Devils, Edinson Cavani sebagai 'penyerang elite yang hebat'. Akan tetapi, Hughes menyayangkan mantan klubnya itu begitu terlambat mendatangkan Cavani.
Cavani, penyerang kawakan Uruguay yang telah membuktikan ketajamannya bersama Napoli dan PSG, merapat ke Manchester United pada bursa transfer musim panas tahun lalu secara gratis.
Sebelumnya banyak yang meragukan sang striker bisa sukses di Inggris, akan tetapi performanya sejauh ini di musim perdana bersama The Red Devils terbilang cukup apik, di usianya saat ini yang sudah 34 tahun.
7 gol plus 2 assist telah ia register dari 24 pertandingan lintas ajang bersama Manchester United di kampanye 2020/2021 ini.
Meski torehan tersebut cukup oke, Hughes menilai jika Manchester United seharusnya mendatangkan Cavani sejak lima tahun lalu.
Bagi legenda publik Old Trafford itu, Cavani saat ini sudah tak lagi berada dalam masa keemasannya, meski sisa-sisa ketajamannya sebagai seorang striker jelas masih terlihat.
"Manchester United saat ini memiliki kualitas yang bagus di lini depan. (Marcus) Rashford dan (Mason) Greenwood sangat bagus, tapi mungkin mereka membutuhkan Cavani lima tahun lalu ketika dia sedang dalam masa emasnya," tutur Hughes dalam acara Monday Night Football di Sky Sports.
"Dia datang tahun lalu, saya pikir United telat merekrutnya lima tahun. Tapi dia masih merupakan penyerang tengah yang luar biasa, dia adalah penyerang elite yang hebat, tak ada keraguan untuk itu," sambung pria 57 tahun yang juga telah berpengalaman melatih sejumlah klub Inggris itu.
"Ketika saya melihatnya bermain di tim ini, Cavani, saya pikir dia memberi mereka lebih banyak fokus dan mereka memiliki kepercayaan diri untuk memberikan bola ke kaki atau kepalanya," tutur Hughes.
Baca Juga: Janji Fred untuk Fans MU: Setidaknya Ada Satu Trofi di Akhir Musim
"Sebagai mantan striker, saya mengagumi insting golnya, pergerakannya, menyelinap di antara para bek lawan," puji mantan striker andalan Timnas Wales itu.
Cavani sendiri kini telah pulih dari cedera otot yang membuatnya absen di empat laga pamungkas Manchester United lintas kompetisi.
Bomber berjuluk El Matador itu pun berpeluang kembali ke starting eleven MU di laga kontra Crystal Palace. The Red Devils akan menyambangi Selhurst Park di London, Kamis (4/3/2021) dini hari nanti pukul 03.15 WIB, untuk partai pekan ke-29 Liga Inggris 2020/2021.
Berita Terkait
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
-
Youri Tielemans Tak Sabar Main di Old Trafford Usai Gabung Manchester United
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
LPSK Buka Suara soal Peluang Sekolah Islam Harapan Ibu Dapat Perlindungan Usai Temuan 995 Senjata
-
Shopee - Tokopedia Tunda Pungut PPh 22, Uang Seller Dikembalikan Mulai 14 Agustus
-
Beda Rice Cooker dan Magic Com, Jangan sampai Salah Pilih untuk Masak Nasi
-
BRIN Kaji Panel Surya Generasi Baru untuk Dorong Kemandirian Energi Indonesia
-
Anggota Geng Motor di Deli Serdang Ditangkap Jual Sabu di Rel Kereta Api
-
Ternyata Ini di Balik Benjamin Netanyahu Tolak 15 Poin Perdamaian Gaza dari Donald Trump
-
Kapal dari Teluk Thailand Bawa 1,3 Ton Ketamine, Disembunyikan di Ruang Rahasia ABK
-
Jebakan Narsisme Kebudayaan: Mengapa Delegasi Mahasiswa Harus Berhenti Sekadar Jadi 'Performer'
-
JPPI Minta Evaluasi Buku Pelajaran Tak Dimanfaatkan untuk Kepentingan Bisnis
-
Dari Kemiren untuk Kemiren: Kiprah Kang Edai Bersama Astra