Suara.com - Ferdinand Sinaga kembali memperkuat Persib Bandung setelah tujuh tahun berkelana yang lima tahun diantaranya membela PSM Makassar. Ferdinand meneken kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan satu musim.
Pemain dengan posisi penyerang itu merupakan salah satu pemain yang mengantar Persib Bandung juara Liga Super Indonesia (ISL) 2014.
"Seperti mimpi mungkin ya. Tapi, inilah takdir Tuhan. Saat kita berkeinginan mungkin masih bisa gagal, tapi kalau sudah Tuhan berkehendak pasti terjadi," kata Ferdinand, dikutip Antara dari laman resmi klub, Sabtu (6/3/2021).
"Pastinya saya bahagia bisa kembali membela tim impian saya waktu kecil dan sampai saat ini," sambungnya.
Kembalinya Ferdinand ke Persib Bandung tidak lepas dari peran pelatih Robert Rene Alberts. Sebagai balasan atas kepercayaan itu, ia bertekad memberikan segala kemampuannya untuk tim.
"Saya tak bisa berjanji untuk memberikan hal dengan ekspektasi tinggi. Saya Ferdinand tetap Ferdinand seperti dulu, hanya bisa memberikan apa yang saya punya. Yang terbaik untuk Persib. Saya akan memberikan yang terbaik dan itu janji saya," kata pemain kelahiran Bengkulu, 18 September 1988 itu.
Sementara itu, Pelatih Persib Robert Rene Alberts mengungkapkan bahwa Ferdinand Sinaga adalah salah satu pemain yang memiliki karakter cocok dengan strategi pelatih asal Belanda itu.
Ferdinand bakal mengisi kekosongan posisi penyerang yang ditinggalkan oleh Beni Oktovianto.
"Ferdinand selalu masuk di dalam daftar pemain yang ingin saya bawa. Kami kehilangan penyerang setelah Beni pergi. Jadi, kami mencari seorang penyerang dan Ferdinand salah satu kandidatnya," kata Robert.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Arsenal dan Burnley Berbagi Poin di Turf Moor
Pelatih berusia 66 tahun itu juga sangat mengetahui kepribadian Ferdinand, mengingat keduanya pernah bekerja sama di PSM Makassar sehingga meyakini kehadiran Ferdinand dalam tim Pangeran Biru akan memberikan dampak positif.
"Tentu saja ini menjadi hal bagus. Ferdinand kenal Persib dan pernah membawa tim ini sukses sebelumnya. Dia senang bisa berada di sini, Bobotoh dan para pemain juga menyukainya. Karakter yang ia miliki di atas lapangan akan jadi hal berguna untuk tim," pungkas mantan pelatih Arema itu.
Berita Terkait
-
Pertandingan Tanpa Penonton, Bojan Hodak Sebut Jadi Keuntungan Bagi Dewa United
-
Mantab! Beckham Putra Resmi Jadi Sarjana di Tengah Kesibukannya Sebagai Pemain Persib
-
Menuju Rekor Baru di Persib Bandung, Bojan Hodak Selangkah Lagi Lampaui Indra Thohir
-
Waspadai Dewa United, Eliano Reijnders Soroti Ivar Jenner
-
Topskor Persib Bandung Siap Comeback saat Hadapi Bali United
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Pertandingan Tanpa Penonton, Bojan Hodak Sebut Jadi Keuntungan Bagi Dewa United
-
Link Live Streaming Arema FC vs Persis Solo: Duel Sesama Tim Bermodal Positif
-
Mantab! Beckham Putra Resmi Jadi Sarjana di Tengah Kesibukannya Sebagai Pemain Persib
-
Persebaya Dipecundangi Madura United, Bernardo Tavares Semprot Wasit dan VAR
-
Statistik Jay Idzes Bikin Kagum, Bawa Sassuolo Hajar Como 1907
-
Menuju Rekor Baru di Persib Bandung, Bojan Hodak Selangkah Lagi Lampaui Indra Thohir
-
Patrick Kluivert Tak Main di Clash of Legends 2026, Takut Tekanan Suporter GBK?
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia