Suara.com - Pelatih Kepala PSIS Semarang Dragan Djukanovic saat ini telah berada di Jakarta dan mengaku tak sabar untuk melatih skuad Laskar Mahesa Jenar dalam menghadapi Piala Menpora 2021.
Sesuai prosedur kedatangan warga negara asing (WNA) atau warga negara Indonesia (WNI) dari luar negeri, Dragan harus menjalani isolasi mandiri terlebih dulu di Jakarta setibanya dari Serbia.
"Tidak masalah, kalau itu prosedurnya saya harus menjalankan. Dan yang terpenting saya sudah tidak sabar kembali ke Semarang untuk bertemu pemain dan staf saya," kata Dragan Djukanovic, dikutip dari laman resmi klub, Senin (15/3/2021).
Dragan telah tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta, Sabtu (13/3), dan dijadwalkan akan menjalani isolasi sampai Kamis (18/3/2021).
Setelah itu, pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut akan segera terbang ke Semarang untuk menangani latihan para pemain PSIS Semarang.
Selama mengikuti isolasi mandiri, Dragan menetap di salah satu hotel di Jakarta dan menjalankan segala standard operasional prosedur (SOP), seperti tes swab dua kali untuk memastikan kondisinya bebas dari COVID-19 sebelum kembali ke Semarang.
Sementara itu, Yoyok Sukawi selaku Chief Executive Officer (CEO) PSIS mengatakan kedatangan Dragan Djukanovic sebagai persiapan jangka panjang menatap kompetisi.
"Coach Dragan kami datangkan supaya kami lebih maksimal untuk Piala Menpora dan maksimal di kompetisi resmi. Selain itu, coach Dragan juga biar memantau pemain-pemain muda kita dari Elite Pro Academy yang memiliki potensi," katanya.
"Kalau musim lalu kan persiapan mepet sehingga belum sempat melihat secara detail pemain-pemain muda kita, harapannya musim ini beliau bisa maksimal," harap Yoyok seperti dimuat Antara.
Baca Juga: Indra Sjafri Pastikan Tidak Ada Uji Coba Timnas Indonesia di Maret 2021
Selama Dragan berada di negara asalnya, Serbia, skuad PSIS Semarang sudah berlatih untuk menghadapi Piala Menpora ditangani oleh Imran Nahumarury yang ditunjuk sebagai pelatih sementara.
Pada Piala Menpora, PSIS masuk dalam Grup A Piala Menpora bersama Arema FC, Barito Putera, dan Tira Persikabo yang akan bertanding di Stadion Manahan, Solo.
Berita Terkait
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
PSS Sleman Resmi Promosi ke Super League Usai Hancurkan PSIS Semarang 3-0
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Thomas Tuchel Yakin Mental Baja Inggris Mampu Tumbangkan Argentina
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Barcelona Jadi Tim Penyumbang Pemain Terbanyak
-
Ini Dia Kartu AS Inggris untuk Depak Lionel Messi Cs dari Piala Dunia 2026
-
Head to Head Argentina vs Inggris: Siapa Lebih Unggul Jelang Semifinal Piala Dunia 2026?
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
Abaikan Sejarah 'Tangan Tuhan', Scaloni Minta Rivalitas Argentina vs Inggris Tak Dibesar-besarkan
-
Sesumbar Eks Gelandang Timnas Inggris: Kami Akan Pulangkan Lionel Messi!
-
Bek Prancis Ibrahima Konate Tak Gentar Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Denis Kolinger Ungkap Alasan Pilih Persija Jakarta, Nama Marko Simic Jadi Faktor Tak Terduga
-
FIFA Buka Peluang Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara, Gianni Infantino Ungkap Alasannya