Suara.com - Pelatih Barito Putera Djadjang Nurdjaman mengklaim timnya sudah mengantongi kekuatan PSIS Semarang yang akan jadi lawan pertama mereka di Grup A Piala Menpora 2021, Minggu (20/3/2021).
Menurut Djadjang, pertandingan antara timnya dan PSIS Semarang ini bakal berjalan menarik karena sama-sama mengandalkan para pemain muda.
"Kita sudah cari tahu kekuatan mereka (PSIS). Persiapan mereka saya rasa tidak jauh beda dengan kami," kata Djadjang Nurdjaman dalam jumpa pers virtual sehari jelang pertandingan, Sabtu (20/3/2021).
Baik Barito Putera maupun PSIS Semarang menatap pertandingan perdana ini dengan persiapan kurang maksimal. Laskar Antasari bahkan baru memulai persiapan pada 7 Maret lalu.
Meski begitu, Djadjang Nurdjaman memastikan anak latihnya akan menampilkan permainan terbaik pada pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Manahan, Solo tersebut.
"Mereka banyak pemain muda sama seperti kita. Kedua tim ini pasti akan incar kemenangan di pertandingan besok," beber Djanur, sapaan akrab Djadjang Nurdjaman.
Adapun Rizky Pora menjelaskan kondisi ia dan rekan-rekannya jelang melawan PSIS. Pemain 31 tahun ini mengaku sudah siap tempur meski persiapan tidak maksimal.
"Alhamdulilliah pemain tidak mengalami penurunan drastis. Karena pemain profesional harus jaga keburagan juga," jelas Rizky Pora.
"Tentu semua sudah siap untuk melakoni pertandingan besok," pungkas pemain yang sempat berbaju Persita Tangerang itu.
Baca Juga: Tidak ada Pesta di Pembukaan Piala Menpora 2021
Partai Barito Putera vs PSIS Semarang akan berlangsung pukul 18.15 WIB. Sebelum itu ada partai pembukaan Piala Menpora 2021 antara Bhayangkara Solo FC kontra Arema FC pada 15.15 WIB.
Berita Terkait
-
Lawan Arema, Tira Persikabo Terancam Tanpa Ciro Alves
-
Piala Menpora 2021: Semua Pemain Bhayangkara Sama di Mata Paul Munster
-
Piala Menpora 2021: Bhayangkara Solo FC Boyong 29 Pemain ke Malang
-
Piala Menpora di Depan Mata, Kim Kurniawan Masih Butuh Adaptasi
-
5 Hits Bola: Hasil Undian Perempat Final Liga Champions, Bayern vs PSG
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey