"Kami bermain setiap tiga hari dan dalam performa yang bagus. Namun, kami akhirnya dikejar oleh semua pertandingan dan perjalanan. Kami akhirnya merasakan efeknya," kilahnya.
"Kamis malam di Milan adalah malam yang besar dan membuat fisik kami sangat terkuras. Kami tidak memiliki tenaga ekstra, otoritas, dan kepercayaan diri hari ini," kata pria yang dijuluki 'Si Pembunuh Berwajah Bayi' saat masih aktif sebagai pemain itu.
"Inilah efek dari bermain setiap tiga hari non-stop. Sangat tidak ideal, kami merasakan efeknya," celoteh Solskjaer.
Solskjaer kembali menyoroti padatnya jadwal yang harus dijalani timnya. Hal ini sangat berpengaruh terhadap performa Harry Maguire dan kawan-kawan di King Power Stadium.
"Kami mencoba mengambil inisiatif dan memulai laga dengan baik karena terkadang Anda bisa mendapatkan dorongan adrenalin serta kepercayaan diri jika Anda mencetak gol cepat. Itu dapat membawa Anda melewati batas," kata Solskjaer.
"Tapi, itu malah jadi bumerang buat kami pada laga kali ini," imbuh eks pelatih Molde dan Cardiff City itu.
"Kami memiliki terlalu banyak pemain yang telah memainkan terlalu banyak pertandingan dan beberapa lain kebalikannya, banyak yang jarang bermain. Anthony Martial, Donny van de Beek, Paul Pogba dan lainnya mencoba untuk masuk tetapi mereka tidak sering bermain. Kami tidak cukup kuat untuk melawan tim yang tangguh." tandasnya.
Berita Terkait
-
Barcelona Tetap Bidik Marcus Rashford Meski Sukses Amankan Anthony Gordon
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Benjamin Sesko Sebut Zlatan Ibrahimovic Jadi Inspirasi Sejak Kecil
-
Manchester United Rugi Ratusan Miliar usai Pecat Ruben Amorim
-
Kasper Schmeichel Pensiun, Cedera Bahu Akhiri Karier Sang Legenda Denmark
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Final Liga Champions PSG vs Arsenal: 10 Fakta Penting yang Wajib Diketahui
-
Kompetisi Futsal SMA Digelar di 4 Kota, Talenta Muda Berpeluang Dilirik Hector Souto
-
Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Lionel Messi di Ambang Cetak Sejarah Baru Timnas Argentina
-
Pep Guardiola: Liverpool Era Jurgen Klopp Adalah Mimpi Buruk
-
Anthony Gordon ke Camp Nou dengan Mahar Rp1,2 Triliun, Sayap Kiri Barcelona Kian Sengit
-
Jay Idzes Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik
-
Dari Persija ke Timnas Indonesia, Mimpi Eksel Runtukahu Akhirnya Jadi Kenyataan
-
Persebaya Buka Suara Usai Disebut Bakal Disokong Pemerintah Kota Surabaya Buat Juara
-
Final Champions League: Benturan Ideologi Klasik Arsenal Lawan Gaya Futuristik Skuat PSG
-
Barcelona Tetap Bidik Marcus Rashford Meski Sukses Amankan Anthony Gordon