Suara.com - Gol spektakuler Porto yang dicetak Mehdi Taremi dalam leg kedua perempat final Liga Champions tak cukup menghalangi langkah Chelsea ke babak semifinal.
Pasalnya, Porto hanya mampu memetik kemenangan 1-0 atas Chelsea dalam leg kedua yang digelar di Stadion Ramon Sanchez-Pizjuan, Sevilla, Spanyol, Selasa waktu setempat atau Rabu (14/4/2021).
Hasil itu, tak cukup membalikkan agregat akhir perempat final yang dimenangi Chelsea dengan skor 2-1, berbekal kemenangan 2-0 pada leg pertama juga di Ramon Sanchez-Pizjuan, sepekan yang lalu, demikian catatan laman resmi UEFA.
Pada babak semifinal, Chelsea menunggu pemenang perempat final lain antara Liverpool kontra Real Madrid. Leg kedua akan dimainkan di Anfield, Rabu waktu setempat (Kamis WIB), di mana Real Madrid tiba berbekal kemenangan 3-1 atas Liverpool di leg pertama.
Babak pertama berlalu tanpa satu pun tembakan tepat sasaran dari kedua tim, tetapi Porto yang memiliki dua peluang bagus hasil akibat keteledoran lini belakang Chelsea.
Pada menit ke-11, kiper Edouard Mendy melepaskan umpan buruk yang mengarah tepat ke Jesus Corona di tepian kotak penalti, beruntung kesalahan itu ditutupi oleh Jorginho yang segera pasang badan demi menghalangi ruang tembak Corona.
Sedangkan pada menit ke-33, Ben Chilwell salah mengantisipasi umpan jauh Chancel Mbemba sehingga bola memantul di hadapan Corona. Sayangnya, Corona kurang tenang ketika menghadapi Mendy dalam situasi lawan satu dan melepaskan tembakan yang mendarat di tribun penonton.
Chelsea tampil lebih menyerang pada babak kedua, tetapi Christian Pulisic gagal menemui sasaran saat menyambut umpan tarik Chilwell pada menit ke-54 dan tiga menit kemudian tembakan Mason Mount dihadang oleh Wilson Manafa yang pasang badan di muka gawang.
Sebaliknya, Porto menciptakan peluang saat umpan silang Corona hanya disambut dengan sundulan lemah Taremi ke pelukan Mendy.
Baca Juga: PSG Vs Bayern Muenchen: Die Roten Tersingkir dari Liga Champions
Kedudukan nirgol terus bertahan hingga waktu normal berlalu dan Chelsea hampir menegaskan keunggulan agregat mereka pada menit kedua injury time, sayang tembakan Pulisic bisa dimentahkan kiper Agustin Marchesin sebelum disapu oleh Mbemba.
Semenit kemudian, justru Porto yang berhasil memecahkan kebuntuan lewat sebuah gol akrobatik Taremi, yang menyambut umpan silang Nanu dengan tendangan salto demi menyarangkan bola ke area tiang jauh.
Sayangnya, gol itu berakhir hanya sebagai gol hiburan bagi Porto dalam babak perempat final, sebab Chelsea lah yang berhak lolos ke empat besar berbekal kemenangan agregat 2-1.
Berita Terkait
-
PSG Vs Bayern Muenchen: Die Roten Tersingkir dari Liga Champions
-
Link Live Streaming PSG vs Bayern Munich, Liga Champions 14 April 2021
-
Link Live Streaming Chelsea vs Porto, Liga Champions 14 April 2021
-
Jadwal Liga Champions, Tonton Sambil Sahur!
-
Intip 10 Fakta Menarik Jelang Duel Chelsea vs Porto di Liga Champions
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Maarten Paes Curhat ke Media Belanda, Ungkap Alasan Debutnya di Timnas Indonesia Terasa Campur Aduk
-
Persaingan Lini Belakang Timnas Indonesia: Elkan Baggott Bersaing dengan Para Senior Kelas Kakap
-
Bos Persija Bakal Tegur Allano Lima Karena Sering Dapat Kartu Kuning, Tapi...
-
Reuni dengan Pemain-pemain Timnas Indonesia, Shin Tae-yong: Muridku Tercinta
-
Maarten Paes Ungkap Kisah Pilu Keluarganya di Indonesia ke Media Belanda
-
Pemain Timnas Putri Iran di Australia Terbelah, Satu Ubah Keputusan dan Pulang ke Iran
-
Sebutan Anak Papah Melekat pada Persija, Mohamad Prapanca dan Bambang Pamungkas Buka Suara
-
Elkan Baggott Dua Tahun Absen, Timnas Indonesia Sudah Tambah 16 Pemain Naturalisasi
-
Kegilaan Persija Jakarta,14 Pemainnya Dipanggil Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026
-
Siapa Rafael Van der Vaart? Legenda Belanda yang Marahi Maarten Paes, Punya Anak Berdarah Indonesia