Suara.com - Kiprah AS Roma bersama Paulo Fonseca musim ini tak berjalan mulus. Memenangkan gelar Liga Europa diyakini jadi kesempatan terakhir sang pelatih untuk bertahan di tim Ibu Kota.
AS Roma tengah berusaha lolos ke babak semifinal Liga Europa. Di leg kedua perempat final, mereka akan menjamu Ajax Amsterdam di Stadion Olimpico, Jumat (16/4/2021) dini hari WIB.
I Lupi --julukan AS Roma-- menatap pertandingan ini dengan modal kemenangan 2-1 dalam leg pertama yang berlangsung di markas Ajax Amsterdam, Johan Cruijff Arena.
Roma saat ini tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi dan melaju ke empat besar Liga Europa bakal melecut semangat Giallorossi di kancah domestik.
Di Liga Italia, AS Roma masih tertatih-tatih akibat penampilan yang inkonsisten. Sergiala Ibu Kota untuk sementara terpaut tujuh poin dari Atalanta di peringkat keempat atau zona Liga Champions.
Fonseca dilaporkan memiliki klausul dalam kontraknya, di mana tiket ke Liga Champions akan secara otomatis memperbarui masa kerjanya selama semusim di AS Roma.
Gelar Liga Europa akan secara otomatis membuat AS Roma mengamankan tiket Liga Champions, yang kemungkinan besar sulit untuk diraih via Liga Italia.
Nasib Paulo Fonseca saat ini tengah jadi spekulasi akibat performa AS Roma yang angin-anginan.
Manajemen I Lupi dilaporkan Calciomercato tengah mencari pelatih baru untuk musim depan dan sudah menghubungi mantan pelatih Juventus Max Allegri dan Maurizio Sarri.
Baca Juga: Prediksi Manchester United Vs Granada, Perempat Final Liga Europa 16 April
MMantan pelatih AS Roma, Fabio Capello sebelumnya sangat mendukung Fonseca untuk bertahan di tim Ibu Kota. Kendati demikian, dia tak menampik eks pelatih Shakhtar Donetsk itu kurang cakap dalam memoles lini pertahanan.
“Saya suka Fonseca. Dia membuat AS Roma benar-benar 'bermain'. “Dia memiliki tim yang luar biasa, tetapi diganggu masalah cedera," beber Capello dikutip dari Football-Italia, Kamis (15/4/2021).
"Dia tidak tahu bagaimana cara [memoles tim] untuk bertahan dengan baik. Titik terlemahnya ada di sektor penjaga gawang."
“Tapi saya percaya dengan AS Roma, semoga mereka bisa melaju ke semifinal [Piala Europa]," tandas Capello.
Tag
Berita Terkait
-
Manchester United vs Granada: Harry Maguire Absen, Siapa Jadi Kapten MU?
-
Selangkah Lagi ke Semifinal, Man United Diminta Jaga Fokus
-
Prediksi Slavia Praha vs Arsenal: Situasi Genting The Gunners
-
Prediksi AS Roma vs Ajax di Liga Europa 16 April
-
Jadwal Lengkap Leg II Perempatfinal Liga Europa Nanti Malam
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Direkrut Barcelona dan Bela Timnas
-
PSIR Rembang Didiskualifikasi dari Liga 4 Jateng, Didenda Rp45 Juta dan Banjir Sanksi Lainnya
-
Israr Megantara Ingin Main di Luar Negeri, Klub Spanyol Burela FS Berminat
-
Eks Pelatih Juventus Resmi Tangani Tottenham, Debut Langsung Lawan Arsenal
-
Leon Goretzka Semringah Bisa Cetak Gol Lagi untuk Bayern Munich
-
Panas! Pep Guardiola Kirim Psywar ke Mikel Arteta, Jangan Terlalu Santai
-
John Herdman Sebut Harapan Besar Fans Timnas Indonesia Bisa Jadi Berkah Sekaligus Kutukan Mengerikan
-
Paul Munster Minta Maaf usai Kalahkan Persebaya Surabaya
-
Umuh Muchtar Optimis Persib Bisa Bantai Ratchaburi Lebih dari 3 Gol di Bandung Nanti
-
Persebaya Surabaya Tumbang dari Bhayangkara, Bernardo Tavares Ungkap Penyebabnya