Suara.com - Wing-back Atalanta, Robin Gosens mengakut terkejut European Super League (ESL) alias Liga Super Eropa ternyata mewujud, tetapi dia merasa aneh lebih aneh lagi oleh kehadiran Arsenal dan Tottenham Hotspur di liga eksklusif itu.
"Jika Arsenal atau Tottenham lolos selamanya (selalu tampil di Liga Super Eropa) tanpa ada pencapaian sama sekali (di kancah domestik), maka fondasi sepakbola telah dirampas," kata Gosens dalam laman football-italia.
"Sungguh keruntuhan bagi dunia sepakbola," imbuh pemain internasional Jerman itu.
Atalanta sendiri sukses menjungkalkan Juventus 1-0 akhir pekan lalu di lanjutan Liga Italia 2020/2021, tak beberapa lama sebelum Juve dan 11 klub elite Eropa lainnya mengumumkan European Super League.
"Ini malapetaka besar sekali bagi sepakbola. Saya kaget kini hal ini benar terjadi," ucap Gosens.
"Fakta bahwa sejumlah kecil underdog bisa lolos selalu menjadi basis sepakbola. Ini sungguh aneh."
"Jika saat ini ada European Super League, di mana Arsenal atau Tottenham lolos selamanya tanpa ada pencapaian olahraga apa pun, saya sudah tak bisa bilang apa-apa lagi. Semua orang harus tahu sepak bola akan berubah selamanya dan tidak akan sama lagi."
"Anda harus mempertanyakan etika itu. Yang menyedihkan adalah ini semua tentang uang, uang, uang! Kerusakannya akan begitu besar sehingga banyak penggemar yang akan menentangnya, dan saya akan ambil bagian dalam protes semacam itu," tandas Gosens.
Baca Juga: PM Inggris Janji Hentikan European Super League dengan Segala Cara
Berita Terkait
-
Deretan Fakta Arsenal Juara Community Shield: Gol 23 Detik Bikin City Babak Belur
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut