Suara.com - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan kasus kerumunan suporter di Jakarta dan Bandung tidak memengaruhi rencana pengajuan izin Liga 1 2021/2022. Menurut Iriawan pengajuan tetap dilakukan.
Seperti diketahui, kerumanan terjadi pasca pertandingan final leg kedua antara Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Manahan, Solo, Minggu (25/4/2021). Di mana pada laga tersebut Persija keluar sebagai pemenang dengan skor agregat 4-1.
Suporter Persija meluapkan kegembiraannya dengan berkonvoi, turun ke jalan . Begitu juga dengan pendukung Persib Bandung yang kecewa karena timnya kalah berkerumun melakukan aksi tak terpuji di jalan.
"Saya pikir kita tetap pada rencana semula kita akan ajukan izin Liga 1 dan Liga 2. Seperti kata menpora (Zainudin Amali) bedakan Piala Menpora dan kejadian itu, kasihan suporter yang sudah tertib dan tak datang ke stadion," kata Iriawan di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (27/4/2021).
"Kita akan ada rapat khusus dengan menpora soal pengajuan izin liga ini, kita sudah ajukan juga kepada Asops Kapolri karena ini penting buat pembinaan sepakbola kita. Oleh sebab itu, kita akan ajukan soal izin Liga 1 dan Liga 2," ungkapnya.
Iriawan menambahkan kerumunan yang terjadi di Jakarta dan Bandung memang di luar dugaan. Pasalnya, sepanjang gelaran Piala Menpora 2021 semua berjalan dengan baik.
Suporter patuh tidak melakukan aksi nonton bareng hingga nekat datang ke stadion. Namun, ada aksi spontanitas yang dilakukan menanggapi keberhasilan tim.
"Untuk pembinaan suporter dari departemen suporter sudah luar biasa, mereka tidak datang ke stadion itu atas kerja keras rekan-rekan suporter. Mereka sampaikan di medsos ataupun datang ke tempat teman-teman secara langsung," jelas lelaki yang akrab disapa Iwan Bule itu.
"Bisa dilihat terstimoni dari semua suporter jangan pegi ke stadion, itu bukti berjalannya manajemen pembinaan suporter. Hanya kemarin ini di luar dugaan ada kerumunan di Hotel Indonesia, Jakarta dan Graha Persib. Sekarang polisi sedang mendalami," pungkasnya.
Baca Juga: Ada Bepe di Podium Juara Piala Menpora 2021, Direktur Persija Buka Suara
Berita Terkait
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Shin Tae-yong Tak Sangka Persija Finis Peringkat 3 Piala Presiden 2026, Kenapa?
-
Nasib Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 di Tangan Singapura, Erick Thohir Singgung Target
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
Persija Kalahkan Arema FC 3-1, Macan Kemayoran Finis Ketiga di Piala Presiden 2026
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana