Suara.com - Asisten pelatih Timnas Indonesia Nova Arianto meluruskan kabar yang menyebut pemanggilan pemain-pemain ke tim nasional hanya berdasarkan penampilan di Piala Menpora 2021.
Nova membantah kabar tersebut. Menurutnya, tim pelatih punya penilaian sendiri dalan memanggil pemain.
Seperti diketahui, pelatih Shin Tae-yong memanggil 34 pemain untuk training camp (TC) Timnas Indonesia. Dari ke-34 pemain itu ada beberapa pemain yang tidak tampil sama sekali di Piala Menpora 2021.
Seperti bek PSM Makassar, Nurhidayat yang sama sekali tak dapat menit bermain. Lalu, ada lagi Muhammad Rafli striker Arema FC yang sedang dalam tahap pemulihan cedera.
Selain itu juru taktik asal Korea Selatan tersebut memanggil pemain yang berkarier di luar negeri. Mereka adalah Asnawi Mangkualam, Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, Syahrian Abimanyu, dan Ryuji Utomo.
"Jadi memang pemanggilan pemain itu bukan semata-mata permainan di Piala Menpora saja. Nurhidayat pernah ikut TC di Jakarta, coach Shin pun sudah melihat kemampuan dari sang pemain," kata Nova Arianto saat dihubungi awak media, Sabtu (1/5/2021).
"Siapa yang dipanggil itu pasti coach Shin Tae-yong sudah memiliki gambaran pemain yang ingin ia lihat," pungkas mantan pemain Persib Bandung dan Persebaya Surabaya itu.
Training camp (TC) yang digelar di Jakarta ini merupakan persiapan untuk menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. TC dimulai pada 1 hingga 9 Mei, sebelum dilanjutkan di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
Timnas Indonesia masih menyisakan tiga pertandingan di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022. Skuad Merah Putih yang sudah dipastikan tak lolos akan menghadapi Thailand, Vietnam, dan UEA pada awal Juni mendatang.
Baca Juga: Bek Persib Achmad Jufriyanto Kenalkan Puasa pada Anak di Bulan Ramadhan
Sebelum berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Timnas Indonesia akan melakoni dua pertandingan uji coba yang juga berlangsung di UEA. Yaitu melawan Afganistan (25 Mei) dan Oman (29 Mei).
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Wakil Rakyat Ingatkan Bahaya Naturalisasi Instan
-
Kata-kata Ole Romeny Usai Cetak Gol, Pelatih PSV Dibuat Naik Pitam
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing