Suara.com - Ansan Greeners dilaporkan ingin melobi langsung pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong soal Asnawi Mangkualam. Tim K-League 2 itu berharap Asnawi tak usah gabung training camp (TC) Timnas Indonesia, lantaran pemain sayap mereka tersebut tengah cedera hamstring.
Asnawi memang menjadi salah satu pemain yang dipanggil Timnas Senior Indonesia untuk TC di Jakarta. TC Timnas Senior Indonesia sendiri sudah berlangsung sejak 1 Mei lalu.
Adapun kubu Ansan sebelumnya bersedia melepas Asnawi ke Timnas Indonesia pada 18 Mei mendatang. Namun, klub Korea Selatan itu kini berubah pikiran.
Asnawi sendiri mengalami cedera hamstring di laga lanjutan K-League 2 musim ini, ketika Ansan melawan Seoul E-Land pada 2 Mei lalu.
Pada laga itu, pemain berusia 21 tahun tersebut ditarik keluar pada menit ke-57.
"Dijadwalkan ia (Asnawi) sebenarnya akan meninggalkan Korea Selatan pada 18 Mei. Tapi dengan mempertimbangkan cederanya, Asnawi sepertinya tak akan masuk skuad (Timnas Indonesia). Kami berharap begitu," kata salah seorang ofisial klub Ansan Greeners yang tak disebutkan namanya, dikutip dari media Korea Selatan Joongboo, Kamis (6/5/2021).
"Makanya kami mau berbicara dengan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong soal ini. Kami akan coba bicara langsung dengan Shin Tae-yong."
Gabungnya Asnawi ke Timnas Indonesia memang akan cukup merugikan klub. Diperkirakan mantan pemain PSM Makassar itu bisa absen membela bersama Ansan Greeners satu bulan lebih.
Asnawi paling cepat kembali ke Ansan pada 12 Juni mendatang. Itu belum termasuk menjalani karantina mandiri selama dua pekan sesuai aturan Pemerintah Korea Selatan di masa pandemi COVID-19 ini.
Baca Juga: Marc Klok Tinggalkan TC Timnas Indonesia, Siapa Penggantinya?
Adapun Timnas Senior Indonesia sedang disiapkan untuk menghadapi tiga laga sisa di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.
Tag
Berita Terkait
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat