Suara.com - Shay Zahavi, istri dari striker PSV Eindhoven asal Israel Eran Zahavi mengatakan bahwa dia baru saja mengalami hal mengerikan dalam hidupnya setelah dua perampok, salah satunya bersenjata, mengikat dan membungkam dirinya dan juga anak-anaknya di rumah yang terletak di Amsterdam.
"Kemarin, saya dan keluarga saya mengalami pengalaman mengerikan, perampokan dan penyerangan di tempat yang seharusnya paling aman di dunia bagi kami - rumah kami," kata Shay Zahavi dalam pesan yang diposting di Instagram.
"Kami melewati beberapa jam yang mengerikan dan kami membutuhkan waktu untuk melupakan ini."
Zahavi melewatkan pertandingan Liga Belanda PSV hari Minggu (9/5/2021) melawan Willem II Tilburg setelah mendengar tentang perampokan dirumahnya.
Dia juga memposting pesan di Instagram yang mengungkapkan rasa terima kasih atas pesan dukungan dan meminta privasi keluarganya dihormati sehubungan dengan musibah yang baru saja menimpa keluarganya.
"Ini adalah insiden yang tidak menyenangkan, jauh melampaui pembobolan rumah standar dan pencurian properti," katanya dalam postingan Instagram yang dikutip Marca, Senin (10/5/2021).
"Penting untuk diperhatikan bahwa anak-anak tidak disentuh dan mereka baik-baik saja! Secara fisik."
"Secara mental, kita semua perlu bekerja sama dan melalui ini dengan cara terbaik."
Polisi Amsterdam kini tengah menyelidiki kasus perampokan tersebut dan telah meminta keterangan dari para saksi. Dalam pernyataannya, polisi tidak menyebut nama keluarga tersebut karena aturan privasi di Belanda.
Baca Juga: FIGC Siap-siap Tendang Juventus dari Serie A Jika Tak Mau Keluar dari ESL
Menurut laporan polisi, para perampok, salah satunya mengenakan jaket kurir, mengancam istri Zahavi dan mengikatnya dan keempat anaknya. Perampok juga menyumbat mulut mereka dengan selotip.
Mereka kemudian menggeledah rumah dan melarikan diri dengan membawa barang-barang pribadi dan uang tunai.
"Untungnya, wanita dan anak-anak itu tidak terluka, tetapi perampokan itu sangat berat dan traumatis bagi semua yang terlibat," bunyi pernyataan polisi.
Berita Terkait
-
Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total
-
Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel
-
Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal
-
Serangan Balik, Iran Hujan Rudal Israel Hingga 12 Orang Tewas
-
Putra Mahkota Arab Saudi MBS Diklaim Dukung AS - Israel vs Iran Perang Terus
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Status WNI Nathan Tjoe-A-On Digugat, KNVB Janji Lakukan Investigasi Serius
-
Jurgen Klopp: Real Madrid Mau Saya? Telepon Dulu, Kita Bicara Baik-baik
-
Masih Banyak Pemain Timnas Indonesia Belum Gabung TC, Respons John Herdman Jadi Sorotan
-
Polemik Kewarganegaraan Dean James dan Nathan Tjoe-A-On Makin Rumit, Bos Eredivisie Buka Suara
-
Boikot Donald Trump dan Piala Dunia 2026 di Belanda Tembus 170 Ribu Tanda Tangan
-
Status Nathan Tjoe-A-On Digugat, Willem II: Kami Tunggu Keputusan Resmi KNVB
-
Memanas! Klub TOP Oss Bawa Status WNI Nathan Tjoe-A-On ke Jalur Hukum
-
Pakar Hukum: Dean James Tidak Memenuhi Syarat untuk Main!
-
Setelah Dean James, Nathan Tjoe-A-On Juga Digugat Soal Status Kewarganegaraan
-
Kiat John Herdman Cegah Pemain Timnas Indonesia Naik Berat Badan Pasca Libur Lebaran