Suara.com - Perusahaan pemasaran dan penyelenggara acara olahraga, Nine Sport akan menggelar turnamen pramusim jelang Liga 1 2021/2022. Persija Jakarta hingga Rans Cilegon FC turut jadi peserta.
"Sampai saat ini, kurang lebih ada 14 tim yang menyatakan ingin ikut ambil bagian," ujar CEO Nine Sport Inc. Arif Putra Wicaksono dikutip dari Antara, Selasa (18/5/2021).
Arif melanjutkan, pihaknya berencana menggulirkan turnamen itu pada Juni 2021. Targetnya, kompetisi selesai 10 hari sebelum Liga 1 Indonesia musim 2021-2022 dimulai.
Liga 1 sendiri diproyeksikan berlangsung mulai 3 Juli 2021. Namun, sampai berita ini diturunkan, Polri belum memberikan izin keramaian pelaksanaannya.
"Jadi jadwal turnamen nanti bergantung pada tanggal liga. Untuk perizinan dan koordinasi dengan pihak terkait, kami masih berkomunikasi dengan mitra-mitra kami," tutur Arif.
Terkait peserta turnamen pramusim Nine Sport, Arif baru dapat memastikan keikutsertaan beberapa klub yaitu Persija, Arema FC, RANS Cilegon FC dan Persis Solo.
Keempat klub tersebut, dia menambahkan, adalah pencetus dari turnamen pemanasan menuju liga itu.
"Dalam prosesnya, rencana berkembang dan akhirnya Persebaya, Sriwijaya FC dan PSMS juga ikut. Lalu Barito Putera dan PSG Pati pun mau berpartisipasi," kata Arif.
Untuk tim internasional, Sabah FC akan terlibat. Selain itu, ada pula tim Eropa atau Australia yang disebut Arif tengah dalam negosiasi.
Baca Juga: Supardi Nasir Tak Sabar Kembali Berlatih Bersama Persib Bandung
"Kami terus mencoba mendatangkan tim Eropa. Namun masih sulit karena akan ada Piala Eropa," kata Arif.
"Kami mengupayakan pula dari Australia karena masih dekat. Dari Indonesia, kami berkomunikasi dengan Persib. Untuk Bali United saat ini masih disibukkan persiapan Piala AFC."
Arif Wicaksono menilai, turnamen pramusim yang diselenggarakan Nine Sport mendapatkan sambutan hangat dari klub-klub Liga 1 dan Liga 2.
Oleh sebab itu, tidak menutup kemungkinan kompetisi tersebut diikuti lebih dari 14 tim.
"Kalau memang bertambah, idealnya diikuti 16 tim jadi bisa dibagi ke empat grup. Akan tetapi, kondisi masih dapat berubah. Kami masih melihat perkembangan animonya," ujar Arif.
Berita Terkait
-
Beckham: Semoga Liga 1 Cepat Digelar
-
Sambut Liga 1, Madura United Gelar Latihan Tertutup Mulai 20 Mei
-
Jajal Kekuatan Jelang Liga 1, Borneo FC Tantang PSG di Laga Uji Coba
-
Manajemen PSS Sleman Punya Program Khusus Usai Libur Lebaran
-
Selain Persis Solo, PSIS Semarang Tantang Rans Cilegon Milik Raffi Ahmad
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rizky Ridho Gantikan Jay Idzes Jadi Kapten Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026
-
Hasil Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Bantai Myanmar
-
Sosok 'Pemain Super' Piala Dunia Berdasarkan Statistik: Sundulan Klose, Visi Modric, Skill Messi
-
Dari Messi hingga Maradona, Ini Pemain dengan Caps Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
-
Resmi Pensiun, James Milner Tulis Pesan Menyentuh untuk Leeds United
-
Belum Ada Pembicaraan Konkret, Gelandang Napoli Antonio Vergara Batal ke Tottenham?
-
Allano Lima Tinggalkan Persija Jakarta, Minta Maaf Gagal Persembahkan Gelar Juara
-
Kontrak Francisco Rivera Diperpanjang Persebaya, Bernardo Tavares Beberkan Catatan Evaluasi
-
FIFA Perketat VAR di Piala Dunia 2026, Taktik Bola Mati Ala Inggris Bisa Dianulir
-
Bukan Ronaldo atau Messi, Ini 5 Pencetak Gol Tertua dalam Sejarah Piala Dunia!