Suara.com - Manajemen Madura United menerapkan protokol kesehatan yang ketat terkait proses meliput kegiatan latihan klub di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (20/5/2021).
Demi menghindari penyebaran infeksi virus Corona, Madura United hanya mengizinkan wartawan yang telah melakukan vaksinasi untuk meliput kegiatan latihan mereka.
"Kebijakan memperketat sistem peliputan oleh pihak manajemen ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Media Officer Madura United FC Hendra Widodo dikutip dari Antara, Jumat (21/5/2021).
Wartawan yang hendak meliput secara latihan pertama usai Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah itu diminta untuk menunjukkan seritifikat vaksinasi COVID-19.
Bagi wartawan yang telah divaksin dan dibuktikan dengan menunjukkan sertifikat vaksinasi COVID-19, maka pihak manajemen memperbolehkan melakukan liputan secara langsung ke area stadion, sedangkan yang belum divaksin, dilarang dan diminta untuk menunggu rilis dari media officer klub.
Latihan pertama Madura United FC usai Idul Fitri 1442 Hijriah yang sekaligus persiapan Liga 1 2021 dilaksanakan di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, Kamis sore (20/5/2021)
Dari 30 pemain yang sudah menjalin kontrak dengan klub berjuluk "Laskar Sape Kerrap" itu, sebanyak empat pemain absen, karena masih dalam perjalanan. Masing-masing Andik Rendika Rama, Asep Berlian, Markcho Sandy Merauje dan Zulfiandi.
Dua pemain rekrutan baru, yakni Silvio Escobar dan Novan Setya Sasongko sudah bergabung pada latihan perdana pasca-Idul Fitri 1442 Hijriah, Kamis (20/5/2021) itu.
"Ini baru latihan pertama, sementara masih pemulihan stamina karena sebagian besar pemain berlatih mandiri selama ini dan kami lihat akan cepat prosesnya, karena pemain berhasil menjaga kondisi fisiknya melalui program latihan mandiri," kata pelatih Madura United FC Rahmad Darmawan.
Baca Juga: Persita Resmi Perkenalkan Satu Kiper Baru untuk Arungi Liga 1
Selain dalam rangka memulihkan stamina pemain, latihan perdana yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan itu, sebagai antisipasi terhadap perkembangan regulasi pemain yang akan ditetapkan dalam kongres tahunan 29 Mei 2021.
Misalnya, seperti penyesuaian komposisi pemain muda, pemain asing dan dalam menjalankan protokol kesehatan, seperti pada pelaksanaan Piala Menpora 2021.
"Sampai saat ini, perdebatan berbagai wacana kompetisi kan masih beragam. Ada wacana pembatasan pemain asing dikurangi menjadi 3, kompetisi tanpa promosi dan degradasi, termasuk format kompetisi apakah full kompetisi dengan home away atau home turnamen," kata "RD" sapaan karib Rahmad Darmawan itu.
"Jika kompetisi dilaksanakan dengan 'full system competisi dan home away seperti tahun sebelumnya, bagi kami harus ada degradasi dan promosi," kata RD yang juga manajer klub itu.
"Tetapi, jika pelaksanaannya dilaksanakan home turnamen atau pelaksanaannya dalam beberapa tempat yang ditentukan seperti harus dilaksanakan di pulau saja, apalagi tidak full kompetisi, tentunya ada klub yang merasa dirugikan atau diuntungkan."
RD menyebut sikap Madura United jelas bahwa mereka menginginkan kompetisi Liga 1 2021/2022 bisa bergulir dengan sistem degradasi seperti musim-musim sebelumnya.
Berita Terkait
-
Libur Lebaran Usai, Fisik Pemain Bali United Digenjot Pelatih
-
Gantikan Alberto Goncalves, Silvio Escobar Resmi Berseragam Madura United
-
Tak Ambil Pusing Degradasi Ditiadakan, Persija Hanya Fokus Juarai Liga 1
-
Luis Milla Disebut Gantikan Sudirman, Presiden Persija Beri Respons
-
Eduardo Almeida Resmi Diperkenalkan Sebagai Pelatih Baru Arema FC
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Calvin Verdonk dan Lille Jaga Asa ke Liga Champions usai Hajar Paris FC
-
Statistik Gemilang Maarten Paes saat Ajax Bungkam NAC Breda
-
Kabar Buruk dari Ole Romeny, Terjeblos ke Divisi 3 Liga Inggris!
-
Update Pemain Timnas Indonesia di Eropa: Verdonk Cadangan, Tim Jay Idzes Imbang
-
Persib dan Borneo FC Bersaing Ketat, Bojan Hodak Bicara Mental Juara
-
Kabar Buruk untuk Timnas Belanda, Xavi Simons Resmi Absen di Piala Dunia 2026
-
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kembali ke Puncak, Liverpool Pepet MU
-
AC Milan vs Juventus Berakhir Antiklimaks, Drama VAR Gagalkan Kemenangan Bianconeri
-
Blunder Carlos Augusto Bikin Inter Milan Gagal Bawa Tiga Poin dari Markas Torino
-
Kombinasi Maut Guirassy dan Fabio Silva, Dortmund Bantai SC Freiburg 4-0