Suara.com - Manajer Man City Josep Guardiola menegaskan jika taktik bukanlah satu-satunya faktor penting dalam membangun tim yang kompetitif. Hal itu diungkapkan Guardiola jelang final Liga Champions.
Sebagaimana diketahui, Manchester City akan melakoni laga hidup mati kontra Chelsea di final kompetisi kasta tertinggi Eropa. Laga tersebut akan digelar di Estadio do Dragao, Minggu (30/5/2021) dini hari WIB.
Menurut Guardiola banyak faktor untuk menjadikan sebuah tim kompetitif. Di antaranya adalah pemain berkualitas yang didukung fasilitas dan staf pelatih yang kompeten.
"Organisasi yang kuat, banyak investasi, banyak pemain berkualitas, penggemar yang baik, staf ruang belakang yang baik, tim dengan prinsip untuk [menjadi sukses]: ini adalah yang paling penting," kata Guardiola.
"Tetapi Anda selalu harus melihat pada pemain yang Anda miliki karena jika pemain tidak menyesuaikan atau beradaptasi dengan prinsip atau cara Anda ingin bermain, itu lebih sulit," sambungnya dikutip laman resmi UEFA.
"Beberapa hal datang dari tempat saya lahir: Barcelona. Anda tahu, mencoba memiliki peran hidup dalam permainan, bermain [di setengah area lawan], dan mencoba memenangkan pertandingan. Tidak ada lagi rahasia selain itu."
"Itu [tentang] kualitas para pemain, mencoba memahami keterampilan mereka, menciptakan lingkungan yang baik dan suasana hati yang baik."
"Karena sepak bola bukan hanya taktik, tetapi juga emosi dan hubungan antarpemain dan bahkan dengan staf ruang belakang. Ini yang paling penting."
"Faktor-faktor itulah yang membuat tim berkembang dan performa gemilangnya bertahan lama. Di Manchester City, hal ini sudah terjadi di sini selama lima tahun."
Baca Juga: Final Liga Champions: Manchester City Tak Ada Tandingan, Kecuali...
Berita Terkait
-
Real Madrid Incar Pemain Chelsea Lagi, Usai Dapatkan Marc Cucurella Kini Ingin Enzo Fernandez
-
Real Madrid Resmi Datangkan Marc Cucurella dari Chelsea, Dikontrak 6 Tahun
-
Saingi Arsenal, Chelsea Ikut Ramaikan Perburuan Bintang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi
-
Tanpa Desas-desus, Real Madrid Boyong Marc Cucurella dengan Nilai Transfer Rp1,1 Triliun
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
5 Fakta Menarik Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026, Debut hingga Comeback 28 Tahun
-
Pelatih Norwegia: Semoga Erling Haaland Kasih Dampak Besar Hadapi Irak
-
Prediksi Susunan Pemain Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026
-
Thomas Tuchel dan 'Misi Mustahil' Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kondisi Terkini Christian Pulisic, Lini Serang Amerika Serikat Berpikir Keras Jelang Lawan Australia
-
Piala Dunia 2026: Ramin Rezaeian Ungkap Arti Selebrasi Golnya Saat Iran Tahan Selandia Baru
-
Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak
-
Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!
-
Kenapa Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Sekadar Tren