Suara.com - Timnas Inggris masih memiliki banyak pekerjaan rumah sepekan jelang Euro 2020. Pelatih Gareth Southgate menyoroti lini pertahanan mereka yang kurang meyakinkan.
Hal itu disampaikan Southgate setelah Inggris meraih kemenangan tipis 1-0 kontra Rumania, Minggu (6/6/2021), dalam laga uji coba pamungkas jelang Euro 2020 yang berlangsung pada 12 Juni hingga 12 Juli 2021.
“Kami tidak disiplin dalam cara kami bertahan. Pemulihan kami berjalan tidak cukup baik," kata Gareth Southgate dikutip dari Goal, Selasa (8/6/2021).
"Itu berarti lini tengah diregangkan dan pemain belakang memiliki terlalu banyak keputusan untuk dibuat," tambahnya.
Jelang memainkan laga pembuka Euro 2020 kontra Kroasia pada 13 Juni mendatang, Timnas Inggris melakoni dua laga uji coba bulan ini. Selain Rumania, The Three Lions turut menghadapi Austria.
Dalam dua pertandingan persahabatan itu, Timnas Inggris memang berhasil menang, tetapi kurang meyakinkan kerena masing-masing mengakhiri laga dengan skor tipis 1-0.
Perihal mejannya lini depan, Southgate turut mengatakan bahwa hal itu jadi masalah lain selain lini belakang yang juga kurang solid dalam bertahan.
“Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan di tempat latihan karena, tanpa diragukan lagi, kami tidak dapat melepaskan sejumlah peluang yang kami buat [melawan Rumania] dan tidak berharap untuk dihukum," beber Southgate.
Baca Juga: Profil Timnas Hungari di Euro 2020: Daftar Pemain, Julukan, dan Prestasi
Berita Terkait
-
Berstatus Underdog, 4 Tim Ini Diprediksi Bakal Tampil Mengejutkan di Euro 2020
-
Harry Kane: Skuad Euro 2020 Inggris Lebih Baik dari Piala Dunia 2018
-
Hasil Uji Coba Jerman vs Latvia: Der Panzer Menang Telak 7-1
-
Perbedaan Melahirkan di Inggris dan Amerika, Seperti yang Dialami Meghan Markle
-
Dorong Program Vaksin Covid-19, Inggris Gandeng Tinder dan Kawan-kawan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan