Hal ini juga membuat Southgate memiliki banyak pilihan untuk meramu sebuah tim dengan pemain-pemain yang sudah tertempa oleh kerasnya persaingan di kompetisi Liga.
Sebagian dari anggota skuad Inggris untuk Euro 2020 ini juga pernah tampil di putaran final Piala Dunia 2018, dimana Inggris mencapai babak semifinal diantaranya striker Tottenham Hotspurs Harry Kane.
Pencetak gol terbanyak Liga Inggris itu harus menunjukkan bahwa ia tidak hanya produktif jika berduet dengan Son Hyun-min di klubnya, namun juga bersama dengan ujung tombak Manchester City Raheem Sterling atau rekan-rekannya di tim Tiga Singa.
Di bawah mistar gawang, Jordan Pickford (Everton) yang kemungkinan menjadi kiper pilihan utama Southgate, diharapkan bisa menjadi benteng terakhir sekuat ketika bersama klubnya Everton.
Dalam pertandingan pemanasan terbaru, Inggris mencatat hasil positif menang 1-0 atas Austria dan Rumania.
Inggris berada di grup D bersama Kroasia, Republik Ceko dan Skotlandia.
Mereka akan mengawali penampilannya di Grup D pada 13 Juni melawan runner up Piala Dunia 2018, Kroasia, yang kembali akan diperkuat pemain senior andalannya, Luca Modric.
Modric dan kawan-kawan bisa menjadi penghadang Inggris, yang mereka singkirkan pada semifinal Piala Dunia 2018.
Kemudian laga berikutnya melawan Skotlandia pada 18 Juni, dan melawan Republik Ceko 22 Juni.
Baca Juga: Simeone Uji Nyali Guardiola, Tawari Tukar Guling Saul Niguez dengan Bernardo Silva
Pelatih ternama asal Portugal Jose Mourinho menilai Inggris termasuk tim yang layak difavoritkan untuk menjadi juara.
"Tim ini luar biasa, generasi yang penuh dengan pemain-pemain bagus," kata Mourinho seperti dikutip The Sun.
Menurut dia, dengan banyaknya pemain bagus di semua lini, Southgate kemungkinan harus berpikir keras sebelum menentukan "starting eleven" di Euro 2020 nanti.
Namun menurut Mourinho, Southgate yang sudah cukup berpengalaman menangani tim nasional Inggris akan bisa menetap line up terkuat.
Mourinho pernah menangani sejumlah klub Inggris, terakhir Totteham Hotspur sebelum pindah ke klub Italia AS Roma untuk musim mendatang, juga menilai bahwa saat inilah kesempatan terbaik bagi Inggris untuk menjadi juara
Selain didukung oleh pemain-pemain yang telah ditempa di liga yang sangat kompetitif, skuad Inggris juga diuntungkan karena pada Euro 2020 mereka menjadi tuan rumah untuk babak grup, dan jika lolos, untuk laga semifinal dan final.
Namun seperti masa-masa sebelumnya, skuad Three Lions selalu mendapat tekanan dan harapan yang begitu tinggi, baik dari para suporter Inggris sendiri maupun dari para pengamat yang sering melontarkan kritik pedas melalui media.
Hal itu terkadang juga menjadi beban berat pelatih dan para anggota skuad ini untuk bisa mengelolanya agar justru tidak menjadi titik kelemahan.
Jika tidak bisa mengelola kritik atau pun beban mental ini, Inggris mungkin bakal sulit untuk mengatasi persaingan di Grup D ini, dimana Kroasia, Republik Ceko atau bahkan Skotlandia sekali pun berpotensi membuat kejutan. (Antara)
Berita Terkait
-
Jadwal MotoGP Inggris 2026: Tiap Poin Berharga untuk Raih Gelar Juara Dunia
-
Calon Korban Krisis Selat Hormuz Sudah Terlihat, Negara Monarki Tertua Ini Terancam Resesi
-
Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus
-
Robot China 'Invasi' Industri Logistik di Inggris, Bagaimana Nasib Pekerja Manusia?
-
Inggris Punya Dana Segar Rp96,64 Triliun untuk Prabowo Bangun Infrastruktur
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda