Suara.com - Swiss dan Wales harus puas berbagi poin setelah keduanya bermain imbang 1-1 pada laga pertamanya di Grup A Euro 2020.
Pada pertandingan di Baku Olympic Stadium, Azerbaijan, Sabtu (12/6/2021) WIB, Swiss memimpin lebih dulu lewat gol Breel Embolo.
Wales akhirnya mampu menyamakan kedudukan lewat gol Kieffer Moore dan memastikan satu poin di laga pertamanya.
Jalannya Pertandingan
Swiss lebih dulu mengancam lewat sundulan Kevin Mbabu menyambut crossing Ricardo Rodríguez namun masih dapat diblok di menit ke-6.
Ancaman kembali datang dari Swiss namun tembakan Granit Xhaka dari luar kotak penalti juga masih dapat diblok
Wales mulai melakukan tekanan dan Kieffer Moore mengancam lewat sundulannya namun masih diamankan kiper Yann Sommer di menit ke-15.
Lima menit berselang Swiss balik mengancam lewat tembakan kaki kanan Fabian Schär yang masih dapat digagalkan kiper Danny Ward
Tekanan masih dilakukan oleh Swiss lewat Haris Seferovic dan juga Xhaka namun masih melenceng dari sasaran
Baca Juga: Euro 2020: Wales vs Swiss Masih Sama Kuat di Babak Pertama
Seferovic kembali mengancam lewat sepakan kaki kanannya sayang bola masih berada tipis di samping kiri gawang di menit ke-27.
Swiss masih mencoba membuka peluang. Namun tembakan Manuel Akanji dan Breel Embolo masih dapat diblok.
Tekanan Swiss masih belum kendor hingga memasuki menit ke-41. Seferovic kembali memiliki peluang namun sepakannya masih berada di melambung.
Jelang akhir babak pertama, Fabian Schär yang membuang peluang setelah sundulannya melenceng ke sampng kanan gawang.
Sementara sepakan Seferovic masih terlalu tinggi. Hingga turun minum tetap tidak ada gol tercipta dari kedua tim.
Swiss kembali melanjutkan tekanan di babak kedua. Usaha Embolo lewat sepakan dari luar kotak penalti masih dapat ditepis kiper Danny Ward.
Sepak pojok untuk Swiss yang dilakukan Xherdan Shaqiri dan Embolo menyambut dengan sundulannya guna menjebol gawang Wales di menit ke-49.
Berita Terkait
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Profil Timnas Swiss: Red Devils Bisa Jadi Mimpi Buruk di Piala Dunia 2026
-
Rayakan 75 Tahun Diplomatik, Swiss Pamerkan Wisata di Whoosh Halim
-
Eks Arsenal Aaron Ramsey Resmi Pensiun di Usia 35 Tahun, Akhiri Karier Panjang di Sepak Bola
-
Drama 7 Gol di Basel! Florian Wirtz Buka Suara Usai Gawang Jerman Dibobol Swiss 3 Kali
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Gebrakan Indonesia di Markas PBB: UniLeague Jadi Model Dunia untuk Pemberdayaan Pemuda
-
Catat! Nonton Piala Dunia 2026 Kini Lebih Gampang
-
Asisten Bojan Hodak Takut Persib Kalah di Laga Pamungkas dan Gagal Juara
-
Inter Keliling Dunia! Chivu Bawa Nerazzurri ke Jerman, Hong Kong, Indonesia?
-
Mengenang Starting XI Pertama Mikel Arteta di Arsenal, Hanya Satu yang Tersisa Saat Juara
-
Kiper Buangan Pep Guardiola Bongkar Kunci Sukses Arsenal Juara Liga Inggris
-
Cesc Fabregas Ngelamar Jadi Pelatih Inter dengan Presentasi PowerPoint Berujung Ditolak
-
Conte Balik ke Juventus? Drama 12 Tahun yang Bisa Berakhir Musim Panas Ini
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Piala Dunia 2026 Terancam Ricuh, Pekerja Stadion Los Angeles Ancam Mogok