Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tak ragu memberikan pujian setinggi langit untuk Asnawi Mangkualam Bahar. Semua penggawa Garuda disebutnya harus meniru sikap dan kedisiplinan pemain Ansan Greeners tersebut.
Shin Tae-yong menjadikan Asnawi sebagai tolok ukur seperti apa standar yang harus dimiliki pemain Indonesia jika ingin jadi pesepakbola yang baik.
"Jika semua pemain bermain seperti Asnawi, sepak bola Indonesia juga akan berubah,” kata Shin Tae-yong dikutip dari Media Korsel, Khan.
Meski tidak mengungkapkan lebih detail terkait alasannya memuji tinggi Asnawi, performa eks PSM Makassar bersama Ansan Greeners di K-League jelas jadi alasannya.
Merujuk Transfermarkt, Asnawi yang merupakan pemain Indonesia pertama di K-League, telah tampil enam kali bersama Ansan Greeners dengan capaian satu gol.
Sebelum meninggalkan Korea untuk memperkuat Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia awal Juni lalu, Asnawi tampil meyakinkan bersama timnya.
Meski diplot di sayap kanan --di luar posisi aslinya--, Asnawi konsisten dimainkan pelatih Kim Gil-sik. Dia mendapat menit yang cukup banyak dalam lima laga yang dimainkannya yakni 354 menit.
Setelah Kualifikasi Piala Dunia usai, rombongan Timnas Indonesia sudah tiba di Jakarta sejak Sabtu (12/6/2021), tetapi Asnawi memilih tidak pulang ke Tanah Air dan langsung bertolak ke Korea Selatan.
Mantan pemain PSM Makassar itu harus langsung ke Korea Selatan karena adanya aturan menjalani karantina selama 14 hari lebih dahulu sebelum bergabung dengan Ansan Greeners.
Baca Juga: UEA Minta Maaf Salah Putar Lagu Indonesia Raya, PSSI Lapor ke AFC
Shin Tae-yong sendiri bertekad untuk memberikan perubahan dalam tubuh sepakbola Indonesia. Dia berjanji skuad Garuda akan unjuk gigi di SEA Games 2021 Vietnam November mendatang.
Pengalaman tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia dua pekan lalu diharapkan Shin bisa memberi manfaat bagi para pemain yang akan tampil di SEA Games nanti.
Ajang SEA Games diketahui memiliki aturan tersendiri di mana setiap negara hanya boleh mendaftarkan pemain dengan batasn usia 22 tahun, plus dua pemain senior.
"Sebanyak 15 pemain yang berpartisipasi dalam [Kualifikasi] Piala Dunia ini memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam kelompok usia ini," beber Shin.
Berita Terkait
-
Profil Ezra Walian, Rekrutan Anyar Persib Bandung Resmi Bela Indonesia
-
FIFA Beri Lampu Hijau, Ezra Walian Tak Sabar Bela Timnas Indonesia
-
Asnawi Mangkualam Tak Ikut Rombongan Timnas ke Jakarta, Kenapa?
-
PSSI Pastikan Ezra Walian Bisa Bela Timnas Indonesia
-
Berlabel Timnas hingga Jebolan Eropa, Ini Daftar Lengkap 40 Pemain Persis Solo
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Tak Perlu AC, 3 Review Kipas Angin Berdiri Awet Ini Bisa Bikin Ruangan Sejuk Seketika
-
Parfum Mykonos Monaco Royale Tahan Berapa Jam? Ini Ulasan dari Pengguna
-
Demi Tembus Oscar, Avatar Aang Dipersiapkan Tayang Terbatas di Bioskop
-
Bedak Apa yang Cocok untuk Kulit Sensitif? Ini 5 Rekomendasi Produknya
-
5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret
-
3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan