Suara.com - Nurhidayat Haji Haris tidak kapok untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia di masa mendatang meski belum lama ini bikin masalah dengan pelatih Shin Tae-yong.
Bek yang kini beseragam AHHA PS Pati FC --sebelumnya bernama PSG Pati-- itu sempat melakukan tindakan indisipliner.
Saat membela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Dubai awal Juni lalu, Nurhidayat kedapatan melanggar pola makan yang diatur pelatih.
Akibat kejadian itu, Shin Tae-yong marah besar sampai harus "menendangnya" keluar dari skuad untuk dipulangkan ke Tanah Air meskipun saat itu Timnas tengah mengalami krisis bek.
Nurhidayat kini buka suara terkait pencoretan namanya dari skuad Timnas Indonesia. Dia menerima kesalahan dan siap bekerja keras untuk kembali ke skuad Garuda.
"Saya menyikapi pencoretan itu dengan lapang dada. Saya menerima keputusan pelatih," kata Nurhidayat kepada awak media beberapa waktu lalu.
"Insyaallah ke depannya aku akan memperbaiki kesalahan itu dan menjadi lebih baik lagi."
"Kalau saya dipanggil ke Timnas Indonesia lagi nanti, saya akan membuktikan ke coach Shin Tae-yong bahwa saya sudah berubah," jelas mantan kapten Timnas Indonesia U-19 tersebut.
Meski kini bermain bersama AHHA PS Pati yang notabene merupakan klub Liga 2, Nurhidayat tetap menjaga harapan bahwa dirinya masih punya kans kembali ke Timnas Indonesia.
Baca Juga: Profil Ezra Walian, Rekrutan Anyar Persib Bandung Resmi Bela Indonesia
"Apakah saya yakin bermain di Liga 2 lalu dipanggil ke Timnas Indonesia? Kalau saya punya kualitas, kenapa tidak?" terang Nurhidayat Haris.
"Saya selalu siap jika dipanggil coach Shin Tae-yong. Sebab ini adalah panggilan negara. Saya tidak masalah dilatih dengan coach Shin Tae-yong lagi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Terlunta-lunta di Piala Dunia, Timnas Indonesia Segera Gelar Evaluasi
-
Shin Tae-yong Jadikan Asnawi Mangkualam Tolok Ukur Timnas Indonesia
-
Profil Ezra Walian, Rekrutan Anyar Persib Bandung Resmi Bela Indonesia
-
Nama AHHA PS Pati Berpolemik, Atta Halilintar Ikhlas jika Tak Bisa Dipakai di Liga 2 2021
-
Atta Halilintar Sabar Menunggu AHHA PS Pati FC yang Belum Diakui PSSI
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim