Suara.com - Live streaming Italia vs Swiss dapat Anda saksikan melalui live Mola TV mulai pukul 01.00 WIB dini hari ini. Namun kick off pertandingan yang digelar di Stadio Olimpico Kamis (17/6/2021) ini akan dimulai pada 02.00 WIB.
Akankah timnas Italia mampu kembali mencuri 3 poin saat bertemu timnas Swiss dalam lanjutan babak penyisihan grup Euro 2020 malam ini? Langsung saja saksikan pertandingannya dengan mengakses link live streaming Italia vs Swiss berikut.
Live Streaming Italia vs Swiss
Laga Italia vs Swiss yang akan dimulai pukul 02.00 WIB disiarkan live streaming oleh RCTI dan Mola TV. Untuk Mola TV sendiri, link live streaming Italia vs Swiss bisa Anda klik [DI SINI].
Untuk menikmati link live streaming Euro 2020 ini Anda sebaiknya melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Cukup mudah, Anda bisa langsung mendaftar dengan masuk ke situs resmi Mola TV, melakukan registrasi, dan selesai.
Lalu, untuk pertandingan UEFA Euro 2020 lainnya yang disiarkan di RCTI+, Anda bisa klik linknya DI SINI.
Laga di Grup A
Laga pembuka antara Italia dan Turki menjadi awal terbangunnya kepercayaan diri pemain Italia. Bertanding untuk membuka gelaran Piala Eropa 2020 dengan 3 poin mantap.
Italia kini juga mengincar kemenangan atas Swiss untuk memastikan satu tempat aman di babak selanjutnya. Jika berhasil menang pada pertandingan ini, dapat dipastikan Italia akan lolos dengan sedikitnya membawa 6 poin.
Baca Juga: Live Streaming Turki vs Wales, Link UEFA Euro 2020 Malam Ini di Mola TV
Di sisi lain, Swiss juga dapat dipastikan akan bermain ngotot. Hasil imbang pada pertandingan melawan Wales beberapa hari lalu tak membawa kepuasan untuk tim dan pelatih Swiss. Secara poin, mereka juga masih belum dapat mengamankan satu slot di babak 16 besar. Jika pertandingan ini bisa dimenangkan, maka kesempatan Swiss untuk lolos tentu akan menjadi lebih besar.
Rotasi Pemain Gli Azzurri, dan Kekuatan Penuh Swiss
Sebenarnya Italia hanya membutuhkan hasil imbang pada laga ini untuk mengamankan satu posisi di babak 16 besar. Namun sang pelatih tetap memberikan target kemenangan, agar tempat yang diincar bisa dipastikan.
Di sisi lain, Mancini membuka kemungkinan untuk melakukan rotasi pemain, demi menjaga stamina skuad utama dan memberikan pengalaman bermain pada daun muda tim tersebut.
Swiss, dalam hal ini, tidak lagi menyediakan ruang kompromi. Skuad terbaik akan diturunkan untuk berjuang habis-habisan mendapatkan poin penuh.
Shaqiri akan jadi motor serangan serta diberikan misi tersendiri guna mencuri gol cepat. Ia harus bisa memanfaatkan kesempatan dan segera mendapatkan gol dari gawang Donnarumma, agar permainan bisa lebih terkendali.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?