Bola / bola-indonesia
Arief Apriadi | Adie Prasetyo Nugraha
Sutan Zico saat berseragam Persija Jakarta (dok. Persija)

Suara.com - Manajemen Persija Jakarta punya alasan tersendiri mengapa rela melepas pemain mudanya, Sutan Zico ke klub Liga 2 PSG Pati. Macan Kemayoran berharap sang pemain mendapat menit bermain yang lebih banyak di tim barunya.

Persaingan lini depan Persija membuat Sutan Zico kesulitan untuk mendapat tempat di starting XI. Mantan pemain Timnas U-19 itu kalah saing dengan Marco Simic hingga Osvaldo Haay.

"Persaingan di lini depan tim utama Persija saat ini tidak menjadi tempat berkembang yang pas untuk Zico,” kata Direktur Persija, Ferry Paulus dalam keterangan resmi klub, Minggu (20/6/2021) malam.

Penyerang asal Kroasia, Marko Simic kini memang menjadi penghuni tetap lini serang Macan Kemayoran. Hijrah ke PSG Pati dinilai jadi opsi realistis bagi Zico apabila ingin bermain reguler.

Baca Juga: Persis Solo Kenalkan Abduh Lestaluhu Sebagai Pemain Baru

"Setelah berdiskusi, kami bersepakat bermain di level Liga 2 adalah yang terbaik untuk perkembangan karir Zico," tambah Ferry Paulus yang merupakan mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu.

Meski telah resmi melepas Zico ke tim yang rencananya akan berubah nama menjadi AHHA PS Pati itu, Ferry menyebut Persija akan tetap memantau perkembangan Zico.

Tidak menutup kemungkinan, tim kesayangan Jakmania itu bakal kembali merekrut Zico andaikata mampu menunjukkan permain terbaik dan berkembang di Liga 2.

“Kami melepas Zico dengan klausul buy back agar di kemudian hari yang bersangkutan dapat kembali ke Persija,” terang Ferry.

“Saya berharap Zico dapat kembali ke Persija dengan energi dan semangat baru," pungkas lelaki asal Manado tersebut.

Baca Juga: Pimpin Latihan Persija, Angelo Alessio: Saya Akan Kerja Keras

Komentar