Suara.com - Pelatih Spanyol Luis Enrique dihujani kritik menyusul hasil kurang memuaskan yang diraih Spanyol di dua laga sebelumnya di Grup E Euro 2020.
Sebagaimana diketahui, Spanyol gagal mendulang poin penuh di dua pertandingan sebelumnya.
Di laga perdana, Spanyol ditahan imbang Swedia tanpa gol. Di laga kedua, La Furia Roja hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menghadapi Polandia.
Mengantongi dua poin dari dua laga, Spanyol saat ini tertinggal satu poin dari Slovakia (posisi dua) dan dua poin dari Swedia yang bertengger di puncak dengan koleksi empat poin.
Baru mengantongi dua poin, nasib Spanyol pun berada di ujung tanduk. Jika tumbang di tangan Slovakia di laga pamungkas, maka kiprah La Furia Roja di Euro 2020 akan berakhir.
Kondisi tersebut tak ayal membuat publik Spanyol kecewa. Secara performa Spanyol gemilang dalam mendikte jalannya laga, namun minimnya ketajaman di lini depan membuat mereka terancam angkat koper lebih awal dari pesta sepak bola empat tahunan Benua Biru.
Menanggapi apa yang menimpa pelatihnya, kapten Timnas Spanyol Sergio Busquets angkat bicara. Menurutnya, Enrique tidak pantas dikritik, karena apa yang dilakukannya membuat La Furia Roja semakin berkembang.
Busquets menambahkan, para pemain mendukung sepenuhnya strategi dan cara bermain yang diterapkan Enrique beserta staf kepelatihannya.
"Kami, para pemain, senang dengan cara kerja Luis Enrique dan stafnya," ujar Busquets.
Baca Juga: Prediksi Slovakia vs Spanyol di Grup E Euro 2020: Situasi Genting La Furia Roja
"Kami tahu level pelatih yang bertanggung jawab dan apa yang telah dia capai. Jika ada orang yang meragukannya, maka kami pastikan mereka semua salah."
Duel Slovakia vs Spanyol bakal di gelar di La Cartuja, Seville, Rabu (23/6/2021) malam WIB.
Berita Terkait
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?
-
Dihajar 4 Gol di Babak Pertama, Hansi Flick Jabarkan Masalah Barcelona saat Hadapi Atletico
-
Usai Hattrick di Final Piala Asia, Bintang Timnas Futsal Indonesia Ini Dirumorkan Abroad ke Spanyol
-
Hasil Lengkap Undian UEFA Nations League 2026/27: Inggris Satu Grup dengan Spanyol
-
Ronald Araujo Alami Depresi, Hansi Flick Tunjuk Hidung Luis Enrique
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat