Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi akan segera merancang kemungkinan Liga 1 2021/2022 kick-off pada 23 atau 30 Juli 2021. Hal tersebut setelah PSSI dan PT LIB mengumumkan penundaan sepak mula Liga 1 pada 9 Juli 2021 hingga akhir Juli mendatang.
Ditundanya Liga 1 musim ini termasuk Liga 2 diputuskan oleh PSSI dan PT LIB setelah menerima surat dari BNPB yang merekomendasikan awal mula kompetisi dimundurkan hingga akhir Juli mendatang.
Penyebabnya dikarenakan situasi penyebaran Covid-19 di Indonesia tengah melonjak tinggi. Menanggapi surat tersebut, PSSI dan PT LIB menghormati dan memutuskan buat menunda Liga 1 dan 2.
Meski begitu, PT LIB sudah punya skema atau rancangan kick-off pada 23 atau 30 Juli mendatang pasca penundaaan. Namun, itu semua tergantung situasi virus Corona ke depannya.
"PT LIB selaku operator akan rancang kembali skema apakah tanggal 23 atau 30 Juli Liga 1 bisa kick-off," kata Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno saat jumpa pers virtual, Selasa (29/6/2021).
"Memang diminta ditunda sampai akhir Juli, kalau perkembangannya virus Corona menurun ada kemungkinan bisa saja maju," jelasnya.
Terkait kemungkinan tersebut, PT LIB akan berkomunikasi dengan beberapa stakeholder. Sudjarno berharap kick-off awal Liga 1 2021/2022 tidak mundur dari Juli mendatang.
"Kami berharap bisa jalan akhir Juli sesuai rekomendasi dari Mabes Polri. Kan, mereka rekomendasi digelar Juli 2021 sampai Maret 2022, harapan kami di bulan Juli masih bisa digelar," harapnya.
"Setelah ini kami akan komunikasi dengan beberapa stakeholder, minta petunjuk. Memang ada skema 23 atau 30 Juli main, tentu kami juga akan komunikasi dengan Mabes Polri soal ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Resmi Dirilis! Ini Daftar Harga Tiket Laga Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik
-
Persib Bandung Disanksi Komdis PSSI Jelang Penentuan Gelar Super League
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Pep Guardiola Umumkan Mundur dari Manchester City: Jangan Tanyakan Alasan Saya Pergi
-
Michael Carrick Resmi Dipermanenkan sebagai Pelatih Manchester United hingga 2028
-
Segrup dengan Timnas Indonesia, Vietnam Gelar TC di Korsel Jelang Piala AFF 2026
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Vinicius Dapat Restu Real Madrid untuk Gabung Skuad Brasil Lebih Cepat Jelang Piala Dunia 2026
-
Alasan Manuel Neuer Comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026
-
Persib Bandung Diambang Hattrick Juara, Bobotoh Diimbau Jangan Euforia Berlebihan
-
Misi Cristiano Ronaldo Menuju 1.000 Gol, Intip Perjalanan CR7 Menuju Rekor Spektakuler
-
Dua Hal Hambat Tijjani Reijnders ke Juventus, Pertama Soal Duit
-
Media Vietnam Pandang Sebelah Mata Timnas Indonesia Tanpa Skuad Terbaik di Piala AFF 2026