Suara.com - Harry Kane menyebut Inggris menjalani malam yang sempurna ketika menggulung Ukraina 4-0 dalam perempat final Euro 2020 di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Sabtu waktu setempat atau Minggu (4/7/2021) dini hari WIB.
Dengan dua gol yang disumbangkannya, diikuti gol-gol Harry Maguire dan Jordan Henderson serta kelanjutan catatan nirbobol kiper Jordan Pickford, sang kapten menilai Inggris membayar lunas status sebagai unggulan atas Ukraina.
"Kami diunggulkan untuk memenangi laga ini sehingga ada banyak tekanan dan ekspektasi, tapi penampilan tadi merupakan jawaban luar biasa," kata Kane kepada BBC Sport selepas laga dilansir laman resmi UEFA.
"Satu lagi catatan nirbobol dan empat gol ke gawang lawan, sungguh malam yang sempurna bagi kami," ujarnya menambahkan.
Laga kontra Ukraina juga seolah melanjutkan trajektori perkembangan penampilan tim besutan Gareth Southgate yang sempat dianggap kurang meyakinkan di fase penyisihan grup.
Setelah mengalahkan Kroasia 1-0, diimbangi Skotlandia 0-0, menang 1-0 atas Republik Ceko serta menyingkirkan Jerman 2-0 di babak 16 besar, Inggris melanjutkannya dengan kemenangan telak 4-0 atas Ukraina.
"Ini semua tentang menemukan performa puncak di waktu yang tepat. Sungguh malam yang fantastis, kami terus berkembang dari laga ke laga," ujar Kane.
Dua gol Inggris lahir dari situasi bola mati, sesuatu yang tidak luput dari pengamatan salah satu pencetaknya Maguire, yang mengakui ia dan rekan-rekannya memang mengincar peningkatan di area tersebut.
"Kami ingin pemanfaatan bola mati lebih baik karena sebelumnya kami belum mencetak satu gol pun dari situasi itu di turnamen ini," kata Maguire.
"Malam ini kami mencetak dua gol, dari saya dan Jordan.
Baca Juga: Ceko Dikalahkan Denmark di Perempatfinal Euro 2020, Schick: Kami Kehabisan Tenaga
"Sungguh bola luar biasa yang dikirimkan Luke Shaw dan ketika saya bisa menanduknya saya yakin akan gol, tetapi yang terpenting tetaplah kemenangan tim," tutup Maguire.
Kemenangan ini memastikan Inggris pulang ke Wembley untuk melakoni semifinal melawan Denmark pada Kamis (8/7) dini hari WIB.
Berita Terkait
-
Ceko Dikalahkan Denmark di Perempatfinal Euro 2020, Schick: Kami Kehabisan Tenaga
-
Borong Dua Gol Saat Inggris Gasak Ukraina, Harry Kane Diganjar 'Star of the Match'
-
Gasak Ukraina 4-0, Inggris Jumpa Denmark di Semifinal Euro 2020
-
Denmark Kalahkan Republik Ceko, Thomas Delaney Jadi Star of The Match
-
Baru Saja Kick Off, Berikut Link Live Streaming Ukraina vs Inggris
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Kutuk Keras Pengeroyokan Wasit di Rembang, Exco PSSI Desak PSIR Didiskualifikasi
-
Kasus Hukum Eks Arsenal Thomas Partey Kian Berat, Dakwaan Pemerkosaan Bertambah Jadi Tujuh
-
Diego Simeone Butuh Pemain Berpengalaman, Bek Manchester City Jadi Target Panas Atletico
-
Kacau! Arda Guler Korban Bully di Ruang Ganti Real Madrid, Terduga Pelaku Pemain Senior
-
Aksi Brutal Pemain Keturunan Nias Bikin Legenda Liverpool Ngamuk: Harusnya Kartu Merah!
-
Napoli Renovasi Stadion Diego Maradona: Lintas Atletik Dibongkar, Telan Dana Rp3,5 T
-
Jelang Pisa vs Milan, Massimiliano Allegri Ogah Pikirkan Perebutan Scudetto
-
Taktik Cerdas Real Madrid Tambah Pundi-pundi Uang, Jual Pemain Muda Raup Untung Rp220 M
-
Kai Havertz Cedera Lagi! Arsenal Terancam Dikudeta dari Puncak Klasemen?
-
Ucap Inggris Dijajah Imigran, Pemilik Manchester United Terancam Sanksi Berat