Suara.com - Pelatih kepala Persib Bandung, Robert Alberts mengakui pentingnya terus menjaga dan memotivasi pemain agar tetap dalam mood yang bagus seiring dengan ditundanya kick-off Liga 1 2021-2022.
"Persiapan untuk menjalani liga bukan hal yang mudah, bahkan sebenarnya cukup rumit tapi kami berusaha mencoba segala hal," kata Robert seperti dimuat Antara.
"Ketika liga ditunda kami semua merasa kecewa, tapi kami akan berusaha menguatkan diri dan menatap ke depan. Saya pribadi harus menjaga mood para pemain Persib untuk tetap bagus," tambah pelatih kawakan asal Belanda tersebut.
Menurut Robert, menjaga suasana hati pemain agar terus bagus memang menjadi salah satu pekerjaan rumah dampak dari penundaan kompetisi.
Ia mengatakan pekerjaan rumah lainnya adalah berusaha menjaga kebugaran pemain, apalagi anak-anak asuhnya kini menjalani latihan mandiri.
Namun, eks pelatih PSM Makassar itu memastikan kondisi para pemain Persib dalam keadaan fit, termasuk dua pemain anyar, Marc Klok dan Mohammed Rashid.
Kedua pemain tersebut berada dalam kondisi bugar karena tetap menjaga fisik selama ini. Level kebugaran Klok dan Rashid saat ini tidak jauh berbeda dengan para penggawa Persib lainnya.
"Marc (Klok) terlihat dalam kondisi yang bugar. Dia disiplin dalam menjaga kebugarannya. Dia menjadi salah satu pemain yang paling bugar di sini karena memiliki program latihan kebugaran yang baik. Rashid juga dalam keadaan yang sangat baik," papar Robert.
Bahkan, kondisi Rashid tak anjlok walau sempat menjalani perjalanan jauh ditambah karantina di Jakarta selama lima hari.
Baca Juga: Hasrat Southgate Akhiri Kutukan Timnas Inggris di Semifinal Turnamen Besar
Kondisi pemain Timnas Palestina itu tetap baik lantaran baru bermain untuk negaranya di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.
Namun diakui Robert, tak adanya sesi latihan bersama memang tak terlalu baik bagi pemain. Selain perlu menjaga kebugaran, para pemain juga membutuhkan pemahaman antarsesama di dalam tim.
"Keduanya (Klok dan Rashid) sudah berlatih bersama tim tapi sayangnya ada penundaan (liga). Jika tidak kami bisa membangun tidak hanya kebugaran pemain tapi juga dari segi pemahaman antara satu pemain dengan pemain lainnya," tukasnya.
[Antara]
Berita Terkait
-
Persib Bandung Terancam Ditinggal Pilar Utama, Federico Barba Dapat Tawaran dari Liga Yunani
-
Muncul Kans Bojan Hodak Latih Persija Jakarta, Bagaimana Peluangnya?
-
Alasan Sebenarnya Bojan Hodak Tinggalkan Persib Akhirnya Terungkap
-
Kini Lolos Liga Champions, Como Ternyata Pernah Pinjam Striker Persib Bandung
-
Kiprah Igor Tolic Saat Jadi Caretaker Persib di 3 Laga Sebelum Naik Jadi Pelatih Kepala
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions