Bola / Bola Indonesia
Rabu, 07 Juli 2021 | 00:35 WIB
Para pemain PSS Sleman. (dok. PSS Sleman)

Suara.com - Skuad tim Liga 1, PSS Sleman rutin melakukan swab test antigen demi mencegah penyebaran COVID-19. Tak hanya pemain, tes juga wajib diikutin oleh para staf pelatih maupun ofisial PSS.

Adapun swab test itu dilakukan seminggu sekali. Seperti yang berlangsung Selasa (6/7/2021) yang diikuti oleh seluruh personel PSS.

"Alhamdulillah setelah melakukan swab test, hasilnya clear. Artinya semua negatif. Semua personel terbebas dari COVID-19," ungkap dokter tim PSS Sleman, Elwizan Aminuddin dalam rilis yang diterima Suara.com.

Pria yang akrab disapa Dokter Amin ini menyoroti pentingnya memantau perkembangan kesehatan para pemain dan staf lainnya.

Jika tes telah dilakukan secara rutin, harapannya PSS dapat meminimalisir penyebaran virus. Sehingga jika ada yang terdeteksi positif COVID-19 bisa sesegera mungkin dilakukan isolasi. 

"Perihal isolasi, kami merujuk pada Permenkes terbaru di awal tahun, yang memutuskan bahwa setiap pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 harus diisolasi minimal 10 hari," terang Dokter Amin.

Seperti diketahui, penyebaran virus Corona di Indonesia sedang melonjak belakangan. Demi menekan penyebarannya, pemerintah menerapkan aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali pada 3-20 Juli 2021.

Penyebaran COVID-19 yang menggila berimbas terhadap rencana bergulirnya Liga 1 2021-2022. Pada awalnya, musim baru Liga 1 akan kick-off 9 Juli 2021.

Namun, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) akhirnya sepakat menundanya sampai akhir bulan ini atau awal bulan depan.

Baca Juga: PPKM Darurat, PSIS Semarang Liburkan Skuad

Load More