Meski punya CV mentereng dengan memimpin laga-laga besar, Bjorn Kuipers ternyata tak lepas dari kontroversi.
Kontroversi itu terjadi pada Liga Champions 2020/21 lalu. Dilaporkan, Kuipers pernah berseteru dengan pemain PSG saat melawan Manchester City di mana ia dituduh melontarkan kata-kata kasar ke para pemain Les Parisiens.
Selain dilaporkan melontarkan kata-kata kasar ke penggawa PSG, Kuipers juga bersitegang dengan Mauricio Pochettino, pelatih Les Parisiens.
“Wasit (Kuipers) bilang ‘Persetan kamu’ sebanyak dua kali. Jika saya melakukan itu, saya akan dihukum 10 pertandingan,” tutur Marco Verratti yang nantinya menjadi bagian Italia yang di final Euro 2020 yang dipimpin Kuipers.
Hingga saat ini, tak ada tindak lanjut mengenai kabar tersebut. Meski demikian, kisah semacam ini mencoreng karier cemerlang Kuipers sebagai pengadil lapangan.
Wasit Terkaya di Dunia
Selain karena kontroversinya, Bjorn Kuipers juga dikenal sebagai wasit terkaya di dunia. Pada 2016 silam, ia diketahui memiliki kekayaan mencapai 11,5 juta poundsterling (Rp230 miliar).
Mengingat angka itu adalah angka yang didapat pada 2016 silam, maka tahun ini kekayaannya jelas bisa berkali-kali lipat.
Kekayaan Kuipers sendiri didapat dari bisnisnya yang menjadi pemilik supermarket dengan banyak cabang di Belanda.
Baca Juga: Geger! Bek Timnas Inggris Harry Maguire Follow Akun Instagram Bocah Indonesia
Usaha tersebut ia rintis pasca lulus dengan gelar di bidang administrasi bisnis di Universitas Radboud di Nijmegen.
Sebagai pengusaha kaya, Bjorn Kuipers pun merambah dunia olahraga di mana bisnis supermarketnya menjadi sponsor Max Verstappen yang tak lain adalah pembalap kenamaan Formula 1 (F1).
Tag
Berita Terkait
-
Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia
-
FIGC Rela Jebol Rekening Demi Rekrut Pep Guardiola Latih Timnas Italia
-
Laga Terbaik Piala Dunia 2026? Inggris Kalahkan Prancis 6-4, Ending-nya Bikin Haru
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali