Suara.com - Lionel Messi dilaporkan merugi hingga miliaran rupiah per hari usai kini menyandang status pengangguran. Sebagaimana diketahui, kontrak La Pulga bersama Barcelona habis per 30 Juni lalu.
Habisnya kontrak Messi tak lepas dari belum adanya kesepakatan baru dengan Barcelona.Saat Barcelona hendak membicarakan kontrak anyar, Messi sendiri tengah fokus membela Argentina di ajang Copa America 2021.
Alhasil, perpanjangan kontrak pun tertunda. Messi pun kini berstatus tanpa klub alias pengangguran.
Usai berakhirnya Copa America 2021 yang dimenangkan Lionel Messi dan Argentina, Barcelona pun kian intens untuk mendapatkan tanda tangan sang megabintang.
Presiden Barcelona, Joan Laporta, meyakini klubnya akan segera mencapai kesepakatan, mengingat pembicaraan antara kedua pihak berjalan dengan baik.
Di sisi lain, juru transfer kenamaan Fabrizio Romano membocorkan bahwa Messi akan segera menandatangani kontrak baru dengan Barcelona.
Penandatanganan kontrak baru tertunda selain karena sang pemain tengah berlibur, juga karena perlu adanya penyelesaian dari sudut pandang finansial.
Lamanya kesepakatan dalam perpanjangan kontrak sendiri ternyata membuat Messi merugi miliaran rupiah per harinya. Dinukil dari L'Equipe, Messi per harinya kehilangan 100 ribu euro atau Rp1,75 miliar karena tak lagi berstatus pemain Barcelona.
Pertanyaan pun muncul. Mengapa Lionel Messi bisa kehilangan miliaran rupiah per harinya?
Baca Juga: Presiden Barcelona Ungkap Kabar Terbaru Soal Perpanjangan Kontrak Messi
Rugi Miliaran karena Kontrak
Marca menyebutkan, berdasarkan pemberitaan El Mundo, Lionel Messi memiliki pendapatan kotor sebesar 138,9 juta euro atau sekitar Rp2,38 triliun per musimnya.
Pendapatan kotor itu, ia dapatkan selama berseragam Barcelona. Dengan kata lain, statusnya yang kini tanpa klub membuat pendapatan kotor tersebut raib dari tangannya.
Pendapatan kotor itu hanya sebagian dari nilai kontrak Messi sendiri selama empat tahun di Barcelona. Di awal tahun 2021, nilai kontraknya membuat geger jagat maya.
Diketahui, nilai kontrak Messi bersama Barcelona selama empat tahun saja mencapai 555 juta euro atau sekitar Rp9,5 triliun.
Dengan nilai kontrak sebesar itu, berarti Messi mendapat bayaran lebih dari Rp2 triliun per musimnya. Angka ini empat kali lipat lebih mahal dari nilai yang didapatkan Cristiano Ronaldo bersama Juventus yang mencapai 30 juta euro (Rp514 miliar) per musimnya.
Nilai kontrak itu sendiri diberikan Presiden Barcelona sebelumnya, yakni Josep Maria Bartomeu, yang mengaku trauma atas kepergian Neymar saat klausulnya ditebus oleh Paris Saint-Germain.
Berita Terkait
-
Lionel Messi Mau Dibunuh: Dari Bom Rakitan hingga Ditembak Senjata AR-15
-
Jorge Messi Wafat, Lionel Messi Pimpin Prosesi Perpisahan dengan Penjagaan Ketat
-
Jorge Messi Wafat, Sosok Penting di Balik Karier Lionel Messi
-
Timnas Argentina Didesak Dilarang Main di Piala Dunia, Sang Presiden Murka
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai