Suara.com - Dokter sekaligus pegiat media sosial Tirta Mandira Hudhi atau biasa dipanggil dr Tirta, turut menyoroti nasib kompetisi Liga 1 dan Liga 2 yang lagi-lagi mengalami penundaan.
Menurutnya, kompetisi sepakbola harus dijalankan untuk memberi hiburan bagi masyarakat Indonesia selama pandemi Covid-19.
Tirta membandingkan acara sepakbola dengan sinetron yang selama masa pandemi terus tayang dan menjadi opsi masyarakat untuk mengusir penat karena banyak diam di rumah.
"Coba deh Liga 1 jalan, walau tanpa penonton pun, setidaknya ada tontonan di TV. Yakin deh pasti banyak yang semangat nontonnya," kata Dokter Tirta dikutip dari Instagram miliknya, Kamis (15/7/2021).
"Semoga dipertimbangkan Divisi Humas Polri. Jika sinetron dan acara TV boleh jalan, ada baiknya sepakbola juga boleh jalan," sambungnya.
Liga 1 2021/2022 yang semula kick-off pada 9 Juli ditunda pelaksanaanya menyusul melonjaknya kasus Covid-19 di Tanah Air.
Nasib kompetisi sepakbola kasta tertinggi di Indonesia itu kian tak jelas setelah pemerintah menekan kebijakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Daurat Jawa-Bali pada 3 sampai 20 Juli mendatang.
PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi, menjadwalkan bahwa Liga 1 akan kick-off akhir Agustus, tetapi wacana itu pun rawan untuk kembali batal.
Pasalnya, ada kabar bahwa pemerintah akan memperpanjang masa PPKM Darurat hingga enam minggu ke depan. Hal itu lantaran kasus harian Covid-19 di Indonesia yang terus melonjak, bahkan sempat menjadi yang tertinggi di dunia.
Baca Juga: PT LIB Sebut Liga 1 Justru Bagus Digelar di Masa PPKM, Kok Bisa?
"Di kala kaya begini, cuma berharap Liga 1 dan Liga 2 bisa berlangsung Agustus agar ada hiburan. Enggak apa-apa dah tanpa penonton, tapi live streaming. Karena banyak warga sudah mumet tontonannya isinya berita sedih terus,” tambah Dokter Tirta.
“Yang penting toh pemain dan official juga bersedia di swab test. Pemain juga sudah pada vaksin. Itu Sudah saya konfirmasi ke beberapa official panitia Liga 1, Liga 2,” ia menambahkan.
Menggelar kompetisi di tengah pandemi Covid-19 sejatinya bukan hal baru bagi Indonesia. Piala Menpora 2021 pada April lalu sempat digelar sebagai ajang uji coba.
Saat itu, Piala Menpora 2021 dianggap sukses karena berhasil menerapkan protokol kesehatan ketat hingga bisa berlangsung tanpa menimbulkan kluster Covid-19.
Berita Terkait
-
Dukung Gelaran Liga 1, Dokter Tirta Wanti-wanti Aturan Penyelenggaraan
-
Masyarakat Indonesia Butuh Hiburan di Masa Pandemi, dr Tirta Dukung Liga 1 Dimulai
-
Liga 1 Tak Pasti, Madura United Belum Putuskan Jadwal Latihan Bersama
-
PT LIB Sesuaikan Jadwal Liga 1 dan 2 Jika PPKM Darurat Diperpanjang
-
Erwin Ramdani Yakin Kompetisi Liga 1 Bisa Bergulir
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?
-
Wasit Final Liga Champions Daniel Siebert: Klub Inggris Lebih Sering Menang, PSG Waspada