- Nathan Tjoe-A-On mencapai rekor menit bermain tertinggi sepanjang karier profesionalnya bersama Willem II.
- Pemain tersebut telah tampil 27 laga di semua kompetisi dengan total 2.332 menit bermain saat ini.
- Kondisi prima ini menjadi modal positif bagi Nathan jelang pemanggilan Timnas Indonesia untuk FIFA Series.
Suara.com - Sinyal yang sangat positif datang dari Nathan Tjoe-A-On menjelang pemanggilan pemain Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series.
Pasalnya Nathan Tjoe-A-On kini berada dalam kondisi puncak setelah sukses mengukir rekor menit bermain tertinggi sepanjang karier profesionalnya bersama Willem II.
Bermain reguler di kasta kedua Liga Belanda, Nathan menjadi sosok tak tergantikan di sisi kiri pertahanan timnya.
Kepercayaan penuh dari sang pelatih ia bayar lunas dengan performa yang konsisten.
Hingga saat ini, ia telah tampil dalam 27 laga di semua kompetisi dengan total 2.332 menit bermain.
Catatan ini secara resmi melampaui rekor menit bermain tertingginya sebelumnya, yakni 2.318 menit yang ia catatkan saat masih berseragam Excelsior pada musim 2022/2023.
Tak hanya kokoh dalam bertahan, ia juga aktif membantu serangan dengan sumbangan satu gol dan satu assist.
Peningkatan drastis jam terbang ini menjadi angin segar bagi karier Nathan, terutama setelah ia sempat melalui periode sulit dan lebih banyak menghuni bangku cadangan saat berseragam Swansea City maupun SC Heerenveen.
Bagi Timnas Indonesia, kondisi ini tentu menjadi kabar yang sangat menggembirakan.
Baca Juga: 3 Kiper Lokal Super League dengan Statistik Terbaik, Siap Bersaing di Timnas Indonesia
Dengan menit bermain reguler di kompetisi Eropa, Nathan dipastikan berada dalam ritme dan kebugaran terbaiknya.
Hal ini akan memberinya modal yang sangat kuat untuk bersaing memperebutkan posisi utama di skuad asuhan John Herdman.
Seperti diketahui, persaingan di pos bek kiri Skuad Garuda adalah salah satu yang paling ketat, dengan adanya nama-nama seperti Calvin Verdonk, Dean James, dan Shayne Pattynama.
Namun, dengan konsistensi dan rekor menit bermain yang ia pegang saat ini, bukan tidak mungkin Nathan akan kembali menjadi pilihan utama, baik sebagai bek kiri murni maupun sebagai gelandang, peran yang pernah ia jalani sebelumnya.
Berita Terkait
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Alasan Eks Asisten STY di Timnas Indonesia Pilih Gabung Klub Zona Degradasi Super League
-
Usai Pisah dengan Timnas Indonesia, Alex Pastoor Blak-blakan Incar Kursi Pelatih AZ Alkmaar
-
Rekor Pribadi Pecah! Nathan Tjoe-A-On Tampil Tak Tergantikan di Willem II
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah
-
Manuel Neuer Masih Bingung, Perpanjang Kontrak atau Gantung Sepatu
-
Kalah Agregat, Alvaro Arbeloa Tegaskan Tak Butuh Keajaiban Hadapi Bayern Munich
-
Alasan Pribadi, Javier Mascherano Mundur dari Kursi Pelatih Inter Miami
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang