Suara.com - Gianluigi Donnarumma sudah resmi bergabung dan diperkenalkan sebagai rekrutan anyar Paris Saint-Germain. Kiper yang mengantarkan Italia jadi kampiun Euro 2020 itu diboyong dari AC Milan dengan status bebas transfer.
Donnarumma sendiri dikontrak selama lima tahun atau hingga 30 Juni 2026. Namun, Donnarumma dilarang untuk menggunakan nomor punggu 99 seperti yang sudah ia kenakan sejak debut bersama AC Milan di usia 16 tahun.
Donnarumma lekat dengan nomor punggung 99 karena merepresentasikan tahun kelahirannya, yaitu 1999. Kini Donnarumma dipastikan tidak akan bisa mengenakan nomor punggu tersebut lagi.
Hal ini dikarenakan nomor punggung kesayangan Donnarumma itu terbentur dengan regulasi di Prancis. Sebelumnya Ligue One juga melarang Mario Balotelli menggunakan nomor 45 di Nice dan Marseille.
Aturan Ligue 1 sendiri secara spesifik sudah mengatur bahwa para penjaga gawang harus mengenakan nomor punggung 1, 16, dan 30. Akan tetapi, nomor-nomor itu sudah diisi oleh kiper-kiper PSG lainnya.
''Nomor [punggung] 1, 16, dan 30 secara eksklusif harus disediakan untuk penjaga gawang. Pada akhirnya [jika sudah terpakai], nomor 40 bisa diberikan,'' bunyi regulasi terkait nomor punggung di Liga Prancis, dilansir Sport Bible.
''Semua tim harus memiliki jersi bernomor 33 yang tidak ditetapkan untuk seorang pemain dan dicadangkan untuk penggantian yang melanggar.''
Donnarumma sendiri dikabarkan sudah memilih nomor punggung 50 karena nomor punggung 40 kemungkinan sudah digunakan oleh kiper PSG lainnya.
Dengan datangnya Gianluigi Donnarumma ke Les Parisiens, kini skuat arahan Maurichio Pochettino tercatat sudah memiliki 9 penjaga gawang. Alphonse Areola yang musim lalu dipinjamkan ke di Fulham kini dikabarkan bakal hengkang secara permanen ke West Ham United.
Baca Juga: AC Milan Kembali Pinjam Brahim Diaz dari Real Madrid
PSG sendiri memang begitu aktif memperkuat skuat mereka di bursa transfer musim panas ini. Beberapa nama beken didatangkan mulai dari Sergio Ramos dari Real Madrid, Achraf Hakimi dari Inter Milan, hingga Georginio Wijnaldum dari Liverpool.
(Kontributor: Aditia Rijki)
Berita Terkait
-
Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga
-
AC Milan hingga Juventus Berebut Tanda-tangan Bek Manchester City, Siapa yang Dapat?
-
Pelatih Sassuolo Buka Suara Soal Kondisi Cedera Jay Idzes Usai Lawan AC Milan
-
Jay Idzes Cs Bungkam AC Milan, Gagalkan Ambisi Kunci Tiket Liga Champions Lebih Cepat
-
Sassuolo Tumbangkan 10 Pemain AC Milan 2-0, Jay Idzes Alami Cedera
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?