Suara.com - Pendukung Persija Jakarta tentu tak asing dengan sosok Rohit Chand, si Macan Himalaya yang menaruh setia ke Macan Kemayoran.
Rohit Chand menjadi pemain yang memiliki rasa setia begitu besar kepada Persija Jakarta. Hingga pertengahan 2021 ini, total enam tahun ia berada di klub ibu kota tersebut.
Nama Rohit melambung saat ribut-ribut kepergian Marc Klok dari Persija. Pasalnya, beredar video lama pemain berusia 29 tahun itu mengucap janji kepada Macan Kemayoran.
Video tersebut sejatinya dibuat pada 2020 lalu. namun, saat Marc Klok memutuskan berpisah, video tersebut kembali ramai di media sosial.
“Sejatinya saya mendapat banyak tawaran lain dari luar. Akan tetapi, Persija selalu ada di hati dan pikiran saya,” tutur Rohit Chand dikutip dari YouTube Persija.
“Jadi bagi saya, saya sudah menjadi bagian dari Jakmania. Saya sudah jadi Jakmania. Jika saya pensiun nanti, saya akan datang ke Stadion dan melihat Persija berlaga sebagai Jakmania dari Nepal,” pungkasnya.
Rohit memang tak bisa lepas dari Persija, kendati dirinya tiba ke Indonesia sebagai pemain muda dengan bergabung PSPS Pekanbaru.
Di tengah budaya pemain asing yang datang dan pergi dari klub Indonesia, Rohit menjadi citra akan kesetiaan yang langka di sepak bola Tanah Air.
Lantas, bagaimana perjalanan Rohit Chand hingga setia bersama Persija Jakarta?
Baca Juga: 5 Hits Bola: Belum Ada Pemain Madrid yang Berani Pakai Nomor 4 Bekas Sergio Ramos
Rohit Chand lahir di Surkhet, Nepal pada 1 Maret 1992 lalu. Karier pertamanya sebagai pesepak bola bermula pada 2009 lalu di mana ia membela tim lokal Machhindra FC.
Perjalanannya bersama Machhindra FC pun hanya bertahan satu tahun. Di usia yang baru 18 tahun, Rohit melanglang buana ke India dan bergabung HAL SC (Hindustan Aeronautics Limited SC).
Bersama klub India tersebut, Rohit bermain selama dua tahun. Di usia 20 tahun tersebut, ia dipinang oleh PSPS Pekanbaru yang berlaga di Indonesian Super League (ISL).
Setelah bermain untuk PSPS Pekanbaru, pada 2013 Rohit berlabuh ke ibu kota dan bergabung dengan Persija.
Perjalanan bersama Persija pun hampir tak bertahan lama. Pada 2015, Rohit memutuskan pergi karena carut marut sepak bola hingga FIFA memberikan hukuman untuk Indonesia.
Berita Terkait
-
Rumor Panas! Persija Bakal Gaet Bomber Timnas Kroasia Eks Parma, Bos Besar Buka Suara
-
Persija Jakarta akan Kedatangan 1 Pemain Asing Baru, Shin Tae-yong Kasih Bocoran
-
Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS
-
Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan
-
Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Arkeolog Temukan Ribuan Struktur Misterius Suku Aquiry yang di Hutan Amazon
-
Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya
-
Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla