- Paris Saint-Germain menjuarai Liga Champions 2025/26 setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti 4-3 di Budapest pada Minggu dinihari.
- Kedua tim bermain imbang selama 120 menit sebelum PSG memastikan kemenangan melalui babak penentuan penalti yang sangat sengit.
- Keberhasilan ini mencatatkan sejarah bagi PSG sebagai tim Prancis pertama yang mampu mempertahankan gelar juara Liga Champions berturut-turut.
Suara.com - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique menilai keberhasilan timnya menjuarai Liga Champions musim 2025/2026 lebih sulit diraih dibanding musim sebelumnya.
PSG resmi mempertahankan gelar juara Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal lewat drama adu penalti di partai final yang digelar di Puskás Aréna, Budapest, Minggu (31/5/2026) dinihari WIB.
Pertandingan kedua tim berlangsung cukup sengit di waktu normal. Arsenal dan PSG sama-sama mencetak gol di 2x45 menit.
Laga pun harus dilanjutkan lewat perpanjangan waktu, sebelum PSG menang 4-3 di babak tos-tosan.
Sukses mempertahankan gelar Liga Champions membuat PSG menjadi tim ketiga dalam sejarah yang berhasil menjuarai liga domestik dan Liga Champions secara beruntun dalam dua musim.
Meski demikian, Enrique mengakui Arsenal memberikan perlawanan sengit sehingga gelar kali ini terasa lebih spesial dibanding kemenangan atas Inter Milan dalam final musim sebelumnya.
"Lebih sulit dari tahun lalu karena kami tahu sebelum pertandingan betapa sulitnya bermain melawan Arsenal," kata Enrique kepada Canal+ usai pertandingan.
PSG memastikan trofi Liga Champions kembali ke Paris setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti 4-3 pada final yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5).
Laga harus ditentukan lewat babak tos-tosan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
Baca Juga: Gagal Juara, Arsenal Malah Kena Mental Sindiran Menohok Chelsea Lewat Unggahan Medsos
Final tersebut menjadi partai ke-13 dalam sejarah Piala/Liga Champions yang ditentukan melalui adu penalti.
Dalam babak penentuan, PSG tampil lebih tenang setelah dua penendang Arsenal, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes, gagal mencetak gol. Dari kubu PSG, hanya Nuno Mendes yang tidak berhasil menjalankan tugasnya.
Keberhasilan ini membuat PSG mencetak sejarah sebagai tim kedua yang mempertahankan gelar juara Liga Champions pada era modern setelah Real Madrid yang menjuarai kompetisi tersebut tiga musim beruntun pada 2016 hingga 2018.
Les Parisiens juga menjadi klub Prancis pertama yang menjuarai Piala Eropa atau Liga Champions dalam dua musim berturut-turut.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir