Suara.com - Tak terlalu banyak pemain Indonesia yang memutuskan dan mendapat kesempatan berkarier di luar negeri, salah satu yang kini sedang melakoninya adalah Saddil Ramdani.
Saat ini Saddil berstatus sebagai pemain di tim Liga Malaysia (Malaysia Super League), Sabah FC. Saddil bergabung dengan tim yang dilatih oleh mantan penyerang Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto.
Saddil lahir di Raha, Sulawesi Tenggara, pada 2 Januari 1999. Ia sangat menggemari sepak bola sejak kecil, namun tak pernah mengecap pendidikan di sekolah sepak bola (SSB). Seorang pemandu bakat lantas membawa Saddil ke ASIFA, akademi sepak bola bentukan Aji Santoso di Malang.
Kemampuan Saddil kian terasah di sana hingga akhirnya dikontrak oleh Persela Lamongan pada 2016. Saddil yang saat itu belum lulus SMA, tetap bermain sambil bersekolah hingga akhirnya lulus pada 2018.
Performa Saddil Ramdani yang menjanjikan di Persela, membuat namanya dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19 arahan Eduard Tjong pada 2015. Saddil juga masuk ke skuat Timnas Indonesia untuk SEA Games 2017 arahan Luis Milla.
Setelah itu, Saddil menjadi langanan Timnas Indonesia untuk mengikuti berbagai kejuaraan kelompok umur, seperti Piala AFF U-18 dan kualifikasi Piala Asia U-23.
Performa dan pengalamannya di berbagai kejuaraan tersebut membuat Saddil Ramdani menjadi salah satu talenta muda menjanjikan di Asia Tenggara. Kondisi ini dibuktikan dengan direkrutnya Saddil oleh tim Liga Malaysia, Pahang F.A pada Januari 2019.
Setelah satu tahun di Malaysia, Saddil memutuskan untuk kembali bermain di Indonesia dengan bergabung bersama Bhayangkara FC. Namun, Saddil tak bisa memberikan banyak kontribusi buat Bhayangkara lantaran Liga 1 2020 dibatalkan akibat pandemi COVID-19.
Setelah kontraknya dengan Bhayangkara habis dan Liga 1 yang tak kunjung berjalan, Saddil memutuskan kembali berlaga di Malaysia. Kali ini, Saddil memilih Sabah FC untuk mengarungi Malaysia Super League 2021.
Baca Juga: Cetak Tiga Gol dari 10 Laga, Saddil Ramdani Diganjar Kontrak Baru oleh Sabah FC
Saddil mencetak gol perdana buat Sabah pada 16 Maret 2021 ke gawang mantan klubnya, Pahang. Sejauh Malaysia Super League 2021 berjalan, Saddil sudah mencetak 3 gol untuk Sabah.
Kontributor: Aditia Rijki
Berita Terkait
-
Senjata Rahasia John Herdman: 5 Pemain Terpinggirkan Ini Bisa Menggila di Timnas Indonesia
-
3 Pemain Liga Indonesia yang Viral karena Dugaan Kekerasan terhadap Perempuan
-
Cetak Gol ke Gawang Malut United, Saddi Ramdani Tetap Merendah
-
Bojan Hodak Pastikan Pemain Rp5,65 Miliar Absen Lawan PSBS Biak, Apa Penyebabnya?
-
John Herdman Fokus Pemain Liga Lokal, Winger Persib Berpeluang Masuk Timnas?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League